Indira pun menekankan pentingnya memperbaiki fasilitas taman tanpa mengabaikan aspek-aspek yang telah ada di sana.
Apalagi, Taman Hasanuddin merupakan salah satu taman yang menyimpan sejumlah sejarah. Seperti kantin peninggalan Belanda hingga sejumlah pohon yang telah ada puluhan tahun.
Sehingga nantinya taman tersebut dapat menjadi tempat bermain sekaligus memberikan edukasi sejarah kepada anak-anak.
“Mengingatkan juga bahwa kita punya ini loh, anak-anak juga perlu tahu bahwa ini ada artefak – artefak sejarah untuk edukasi anak SD dan TK,” pungkasnya.
Selain itu, menurut Indira pentingnya pengelolaan taman pasca revitalisasi. Dalam hal ini, memberikan pemahaman pentingnya melestarikan taman sebagai tanggung jawab bersama.
“Tentu kita perlu mengedukasi masyarakat Kota Makassar karena kita sudah tata sedemikian rupa, tolong dirawat,” ujarnya.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















