Ia pin mengatakan sengajah memiliki Makassar karena potensi yang dimiliki. Belum lagi, PSPK tertarik dengan program 18 Revolusi Pendidikan yang diinisiasi Wali Kota Danny Pomanto.
“Adanya keseriusan pemangku kepentingannya, potensi daerahnya, dan kondisi capaian hasil di bidang pendidikan dan tentunya inovasi yang mengaitkan pendidikan dengan isu lain,” imbuhnya.
“Semoga dengan adanya LDB Makassar bisa juga saling menginfluence dengan daerah lain di Sulsel bahkan Indonesian,” ungkapnya.
Soal program outing class yang juga dijelaskan Danny Pomanto dalam audiensnya, mereka takjub. Menurut mereka, tak banyak kepala daerah yang berpikir jauh seperti sosok Danny Pomanto.
“Itu bagus sekali, justru itu yang kita cari karena pendidikan itu tidak harus di dalam kelas, tapi bagaimana implementasinya di luar kelas juga. Terbukti dari apa yang tadi disampaikan itu kita rasa dari pantauan kita observasi di nasional itu bisa jadi contoh baik di level nasional,” tutupnya.
Wali Kota Makassar Danny Pomanto menyambut baik ajakan Yayasan PSPK. Katanya, gerakan LDB ini penting untuk ikut membantu meningkatkan kualitas guru, kepala sekolah, dan ekosistem pendidikan lainnya selain kebijakan-kebijakan yang telah dilakukan pemerintah kota.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















