Termasuk, timnya menginisiasi bentuk sosial baru di lorong-lorong yakni Dewan Lorong. Yang mana dari 8 ribu lorong sudah ada 2.700 lorong yang memiliki Dewan Lorong.
Nah, mereka yang memiliki posisi dewan lorong salah satunya ialah kepemimpinan perempuan.
“Dewan lorong terdiri atas Charismatic Leader bisa laki-laki juga perempuan. Milenials Leader juga bisa keduanya. Dan Women Leader yang sudah pasti ialah perempuan,” jelas Danny.
Artinya dapat dilihat bahwa komitmen Pemkot Makassar terhadap peran perempuan menjadi hal utama.
Dia memisalkan, dalam program Jagai Anakta positioning ibu sangat penting. “Saya kira kalau ingin menjaga kota ini salah satunya melalui kaum perempuan. Dengan begitu kita bisa menjaga kota ini,” pungkasnya.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















