“Kami usulkan kedepan usahakan jangan ada pergantian pejabat ketika di awal tahun, supaya fokus perencanaan kegiatan dan program kerja bisa terlaksana di triwulan pertama,” ungkapnya.
“Kalau bisa jangan sering-sering ada pergantian di setiap SKPD kalau memang masih layak menduduki jabatannya, karena inilah yang mempengaruhi terhambatnya serapan anggaran pemerintah,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi D Kota Makassar, Andi Hadi Ibrahim Baso mengatakan pihaknya juga telah merampungkan hasil rapat monev bersama mitra kerja selama dua hari.
“Sampai saat ini serapan masih rendah karena memang terkait administrasi yang banyak perubahan harus diikuti standar dari pusat,” ujarnya.
Dari hasil rapat tersebut, pihaknya berharap para SKPD memberikan arahan yang jelas bagi pembangunan kedepan dan memastikan akuntabilitas serta transparansi dalam penggunaan anggaran publik.
“Maka dari itu kita berharap setalah Ramadhan bisa segera berakselerasi untuk mempercepat kegiatan program di masing-masing SKPD,” harapnya.
Kendati demikian, Legislator PKS tersebut akan terus melakukan rapat serupa secara berkala guna memastikan bahwa pembangunan dan pelayanan publik di kota Makassar berjalan sesuai visi dan misi pemerintah.
“Kami DPRD Kota Makassar menyatakan komitmennya untuk terus memantau dan mendukung pelaksanaan program-program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan serta pelayanan publik bagi seluruh warga,” tutupnya.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















