Ia meminta pemerintah Kabupaten Wajo untuk memikirkan agar memanfaatkan potensi yang ada berupa aliran sungai, danau dan bendungan di daerah ini untuk pengembangan perikanan air tawar.
“Seperti ini, bendungan-bendungan besar ini airnya jangan hanya dimanfaatkan untuk mengairi lahan-lahan persawahan, tetapi dikembangkan potensinya untuk perikanan air tawar. Bahkan kalau bisa dikembangkan menjadi kawasan wisata, ” katanya.
Sementara itu, Pj.Bupati Wajo Andi Bataralifu mengatakan apa yang dicanangkan Pj. Gubernur di kabupaten Wajo ini akan kita tindaklanjuti, tentunya dengan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Seperti pemanfaatan Bendungan untuk potensi perikanan tentunya harus mendapatkan izin dari Kementerian PUPR karena pengelolaan Bendungan tidak menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten.
“Tentu ini menjadi perhatian buat kita semua dalam mengembangkan, dan coba mengonsolidasikan agar bernilai ekonomi dan bermanfaat secara umum bagi masyarakat,” kata Bataralifu
Pada kesempatan ini, di kawasan Bendungan Kalola, Kecamatan Maniangpajo, Pj. Gubernur Sulsel didampingi Pj. Bupati Wajo Andi Bataralifu melakukan penanaman pohon sukun.(DDY)
Editor: Manaf Rachman
















