“Awalnya banjir itu jam 10 (malam), tetapi puncaknya banjir itu jam 11 malam membuat rumah hanyut. Tidak ada yang bisa diselamatkan, hanyut semua,” ujar Abdul Hamid, warga Dusun Bamba.
Menurut Hamid, banjir di daerahnya itu diperparah akibat jembatan yang runtuh, sehingga air naik hingga ke pemukiman warga. Termasuk salah satu rumah yang hanyut terbawa arus.
“Karena terhalang jembatan yang runtuh, akhirnya terdampak ke permukiman warga di sana. Rumah ini terbawa arus semalam,” tukasnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Selain itu, belum ada keterangan jelas dari pemerintah daerah pasca-banjir yang berdampak terhadap 22 rumah di Dusun Bamba, Kecamatan Batu Lappa ini. (r)
















