Home / Sulsel

Jumat, 7 Juni 2024 - 10:18 WIB

Waktu Menunaikan Puasa Arafah Pada Bulan Dzulhijjah

Gurutta Muhammad Yusuf. S.Sos.I., M.A Saat Pengajian Di Masjid Jami'atul Khaeriyah Siwa Kabupaten Wajo

Gurutta Muhammad Yusuf. S.Sos.I., M.A Saat Pengajian Di Masjid Jami'atul Khaeriyah Siwa Kabupaten Wajo

Oleh Rukman Nawawi

MEDIASINERGI.CO.SIWA — Puasa hari Arafah adalah puasa yang diharapkan kepada Allah SWT akan mengampuni dosa-dosa di tahun yang telah lewat dan akan datang Hal ini disampaikan Gurutta Muhammad Yusuf. S.Sos.I., M.A. Saat pengajian di Masjid Jamia’tul Khaeriyah Siwa Kabupaten Wajo Sulawesi Selatan Kamis 6 Juni 2024 malam.

Baca Juga:  Pemerintah Kabupaten Takalar Peringati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2024

Menurut Muhammad Yusuf bahwa setiap tahunnya menyambut datangnya bulan Dzulhijjah dengan penuh antusiasme.

Bulan Dzulhijjah bukan hanya menjadi penanda pelaksanaan ibadah haji dan pelaksanaan kurban, tetapi juga momen istimewa untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Baca Juga:  Bahtiar Baharuddin Dampingi Presiden Jokowi Selama Kunker di Sulsel

Bulan Dzulhijjah berbagai amal kebaikan kegiatan yang dilaksanakan, seperti ibadah puasa sunnah, yaitu puasa Dzulhijjah dan puasa Arafah.

Lanjut Gurutta Muhamnad Yusuf bahwa ummat muslim dianjurkan tunaikan puasa arafah di bulan Dzulhijjah.

Sementara muslim yang ada di tanah Suci sedang menunaikan ibadah haji.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Edukasi Sanitasi, Ciptakan Pelajar Peduli Lingkungan

Pendidikan

Tim UNIMERZ Bantu Penguatan Imunitas Sekolah di MIS Assunnah Darun Najiyah

Sulsel

Bupati Takalar Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Irigasi di Polsel

Sulsel

Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Farid Rayendra Perkuat Pengawasan Pemda Makassar

Sulsel

Distaru Makassar Luncurkan Inovasi Railing Besi, Awasi Pelanggaran Tata Ruang Berbasis Digital

SOPPENG

Musim Kemarau, Sat Binmas Polres Soppeng Ingatkan Bahaya Kebakaran

SOPPENG

Pemkab Soppeng Dukung Program PM – AAS Satu Juta Ha Secara Nasional

Sulsel

Momentum 65 Tahun IKWI: Menjaga Melodi Budaya Nusantara dan Merawat Solidaritas Insan Pers