Home / Sulsel

Jumat, 14 Juni 2024 - 21:02 WIB

Rapat Koordinasi Dan Rembuk Stunting Pemkab Toraja Utara

Lebih jauh Pak Sekda mengatakan Stunting bukan dilihat dari input tetapi dari outcome atau dampak, perlu treatment yang dilakukan, pertama yang perlu di intervensi adalah calon pengantin beresiko dalam hal ini data tentang keadaan calon pengantin dengan berbagai kondisi kesiapan fisik kesehatan dan seterusnya.

Baca Juga:  Firma Hukum Sudirman Aspirasikan Pemutakhiran Data PBB Tanah Sawah Baru Tancung

Sementara dr. Lina Rombe, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) dalam kesempatannya menjelaskan, diantara kunci pencegahan kasus stunting adalah perhatian kepada ibu hamil dan balita di bawah 2 tahun, serta pencegahan pernikahan dini.

Baca Juga:  Ketua TP PKK Makassar Tekankan Pentingnya Penerapan PHBS Dalam Keseharian

“Khusus dalam kasus ini perlu diupayakan secara berkesinambungan dalam memenuhi gizi spesifik dan gizi sensitif yang memerlukan keterpaduan lintas sektor,” ujarnya.

Untuk mewujudkannya diperlukan intervensi, perhatian dan kehadiran pemerintah daerah dan berbagai elemen, tak terkecuali warga masyarakat, kuncinya. (sal)

Editor: Manaf Rachman

Share :

Baca Juga

Sulsel

DBR: IAS Bawa Energi Baru, Golkar Sulsel Siap Bangkit dan Rebut Kemenangan

Sulsel

IAS ke Wajo: Jangan Bicara Pilgub, Solidkan Dulu Golkar

Sulsel

Porseni HUT RI di Balai Kota Makassar: Meriah dengan Lomba, Kompak Pilah Sampah

Sulsel

HUT ke-81 RI, Pemkot Makassar Semarakkan Perayaan Lomba Lingkup SKPD hingga Tingkat RT/RW

SOPPENG

TP PKK Soppeng Turut Memeriahkan HUT Ke-81 RI

SOPPENG

Perkuat Sinergi, Kapolres Soppeng Gelar Coffee Morning dengan Wartawan

Sulsel

Munafri: Event Jadi Mesin Ekonomi Makassar, Tamu Belanja, Hotel Terisi, UMKM Bergerak

Makassar

Ketika Polisi Hadir, Harapan Tumbuh di Shelter Tamalate