Lanjut Setiawan menambahkan bahwa, sejatinya pilkada adalah kehidupan sebuah pemerintahan, dari pilkada kita menginginkan pemimpin yang amanah dan dapat memajukan daerah serta dapat mensejahterakan masyarakat.
“Kita harus mengupayakan pilkada damai, kita harus memulai dengan cara yang baik untuk mendapatkan hasil yang baik,” jelasnya.
Selain itu, Pj Bupati menyampaikan bahwa kiranya peserta pilkada harus memiliki integritas, kompetensi, etika dan minus anti korupsi. Dan kepada penyelenggara harus memiliki sikap netral dan menjaga integritas juga memastikan dalam tahapan pilkada tidak ada politik uang.
“Saya berharap ada partisipasi dan keterlibatan dari semua stakeholder bahwa pemilu adalah pesta demokrasi. Pesta yang harusnya melibatkan semua pihak sesuai dengan perannya masing-masing. Saya yakin jika kita menjalani dengan kekompakan dan kebersamaan dalam peran masing-masing Insya Allah pilkada damai dapat tercipta,” harap Setiawan.
Dalam rapat dirangkaikan dengan penandatangan bersama Pemilu Damai Tahun 2024 oleh Pj Bupati Takalar, Katua Bawaslu Takalar dan semua stakeholder lainnya dilanjutkan dengan penyerahan spanduk tolak politik uang kepada semua camat dan bawaslu kecamatan.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















