Ada juga yang melaksanakan perkuliahan secara online dengan menggabungkan empat kelas, serta dosen yang membawa mahasiswa keluar kelas, untuk kegiatan pengabdian demi mendapatkan nilai yang bagus, namun hasil akhirnya tidak sesuai harapan mahasiswa.
Laporan dari mahasiswa terkait permasalahan tersebut telah diterima, namun tidak menyebutkan nama dosen yang bersangkutan, mungkin karena khawatir nilai mereka terpengaruh.
Oleh karena itu, Dr. St. Aisyah mengimbau kepada para dosen untuk lebih berhati-hati. Mahasiswa kadang-kadang merekam situasi di kelas tanpa sepengetahuan dosen, terutama jika dosen tertidur di depan kelas hingga waktu perkuliahan selesai.
“Kejadian seperti ini jangan sampai terulang di masa mendatang. Mari kita tingkatkan pengabdian di kampus ini,” ujarnya.
Pertemuan edukasi berlangsung lancar, dan setiap dosen menerima Surat Keputusan (SK) Mata Kuliah yang akan diajarkan pada semester ganjil tahun akademik 2024/2025.(sdn)















