Partai Golkar menyetujui nama tersebut sebagai pengganti Suhartina juga Ketua DPD II Golkar Maros. Pasalnya sosok Muetazim Mansyur dari kalangan PNS ini sudah lama bergabung di Sayap Partai Golkar yakni Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI).
“Muetazim juga merupakan Bendahara Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), organisasi di bawah naungan Golkar. Bagian dari sayal partai,” tuturnya.
Terkait status Muetazim yang masih berstatus aparatur sipil negara (ASN), La Kama menuturkan hal itu bukan persoalan.
“Kan ada presudur, jadi yang bersangkutan akan segera menyetor surat pengunduran diri,” tukasnya. (yadi)
















