Fadjry lantas diminta maju ke depan bersama rohaniwan. Tito lalu membimbing pengucapan sumpah jabatan yang diikuti oleh Fadjry.
“Demi Allah saya bersumpah, akan memenuhi kewajiban saya sebagai penjabat gubernur Sulawesi Selatan dengan sebaik-baiknya, dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 dan menjalankan segala Undang-Undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya, serta berbakti kepada masyarakat negara dan bangsa,” ujar Fadjry mengikuti ucapan Mendagri.
Menurut Tito Prof Fadjry Djufry dipilih sebagai Pj Gubernur Sulsel, setelah dirinya menerima banyak masukan dari berbagai pihak.
Katanya, Fadjry memiliki daya tarik tersendiri sebagai putra daerah.
“Diharapkan Prof. Fadjry sebagai Pj. Gubernur dapat melaksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya” Ungkap Menteri Dalam Negeri.
Sebelum dilantik sebagai Pj Gubernur Sulsel, Fadjry adalah kepala BPIS Kementan RI. (r)
















