Dalam tausiyahnya, Prof. Nasaruddin mengajak jamaah untuk menerapkan nilai-nilai Isra Mi’raj dalam kehidupan sehari-hari. “Isra Mi’raj bukan sekadar peristiwa sejarah, tetapi mengandung pelajaran berharga tentang pentingnya menjaga akhlak dan hubungan dengan Allah SWT,” terangnya.
Acara ini juga dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan pemerintahan, termasuk, Wakil Ketua DPRD Sulsel Sufriadi Arif, Jajaran Forkopimda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan Lurah, Pegawai pemerintah, hingga Santri dan santriwati Pondok Pesantren As’adiyah.(rilis Humas DPRD Wajo)















