Di sisi lain, Dinas Sosial menyoroti permasalahan distribusi Kartu PKH (Program Keluarga Harapan), yang seringkali disalahgunakan. Salah satu kasus yang terungkap adalah kartu PKH yang digadaikan sebelum dana dicairkan, sehingga perlu adanya perhatian serius dari semua pihak untuk mengatasi hal ini.
Keluhan juga disampaikan oleh Ilham Amil Ishak, mantan Ketua LPM Bontoduri, terkait Kantor Kelurahan Bontoduri yang hingga kini masih menumpang di rumah warga. Masalah ini membutuhkan solusi konkret agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih maksimal.
Hasil Musrenbang: Langkah Awal Menuju Perubahan Setelah berbagai pemaparan dari kepala SKPD seperti Bappeda, Dinas PU, dan Dinas Sosial, dan Anggota DPRD Dapil Mamarita, acara Musrenbang ditutup dengan penyerahan rekap berita acara kepada Camat Tamalate oleh panitia pelaksana yang dipimpin oleh Jumail Mappiare, SH.
Meski masih ada peserta yang ingin menyampaikan usulan, keterbatasan waktu karena pelaksanaan salat Jumat membuat penyampaian saran lebih lanjut diarahkan dalam bentuk tertulis.
Musrenbang Kecamatan Tamalate ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam merumuskan prioritas pembangunan. Dengan harapan bahwa aspirasi yang telah dirumuskan dapat direalisasikan, kegiatan ini diakhiri dengan semangat optimisme untuk mewujudkan Tamalate yang lebih maju dan sejahtera.
Lurah Pa’Baeng-Baeng Nugroho Adi Putra yang didampingi Ketua PKK Nurida Fitriani Syam,SE bersama Ketua LPM, Drs. Mustamin Tahir menyambut baik apa yang telah dirumuskan dan menjadi rekomendasi untuk kegiatan di tahun mendatang.(sdn)
















