Menurut Munafri, visi ini mencerminkan tekad kepemimpinannya untuk menjadikan Makassar sebagai kota yang berkembang pesat, namun tetap memperhatikan kesejahteraan masyarakat, keberagaman, keamanan, serta keberlanjutan lingkungan.
Lebih lanjut, Munafri mengatakan visi MULIA kemudian dirumuskan ke dalam misi dengan mengurai upaya-upaya yang harus dilakukan sebagai Agenda Prioritas Pembangunan Daerah. Adapun 7 (tujuh) Misi yaitu:
1. Meningkatkan daya saing ekonomi daerah, penciptaan lapangan kerja dan kesejahteraan khususnya masyarakat pesisir dan pulau.
2. Meningkatkan kualitas layanan dasar bidang pendidikan dan kesehatan secara merata.
3. Mewujudkan pembangunan infrastruktur dan tata ruang kota yang berkeadilan dan ramah lingkungan.
4. Mengembangkan pusat inovasi dan seni budaya serta pariwisata.
5. Mewujudkan kualitas tata kelola pemerintahan yang bersih dan berdaya saing.
6. Meningkatkan akses pelayanan dan perlindungan perempuan, anak dan penyandang disabilitas serta pembangunan kepemudaan.
7. Menegakkan ketertiban umum dan kesadaran masyarakat terhadap mitigasi bencana.
Lanjutnya, program unggulan untuk masyarakat dalam menjalankan misi tersebut, Munafri mengatakan menyiapkan berbagai program unggulan yang dirancang untuk memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Program-program tersebut dikenal sebagai 7 jalan pengabdian Mulia :
1. Gratis Seragam Sekolah;
2. Gratis Iuran Sampah;
3. Gratis Pemasangan Instalasi Air Bersih;
4. Pembangunan Stadion bertaraf Internasional;
5. MULIA Berjasa (Berbagi Jaminan Sosial);
6. Makassar Super Apps;
7. Makassar Creative Hub di setiap Kecamatan.
Munafri optimistis bahwa dengan kolaborasi antara pemerintah, DPRD, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat, Makassar dapat mencapai visi MULIA yang lebih maju dan sejahtera.
“Kini saatnya kita melangkah dengan penuh optimisme. Mari bersama kita wujudkan perubahan menuju Makassar yang lebih baik, lebih maju, dan lebih hebat dalam segala aspek kehidupan,” katanya.(jk)
Editor: Manaf Rachman















