Sesuai instruksi Wali Kota Makassar untuk berkolaborasi dengan Bank Indonesia guna mengurangi transaksi tunai, Komisi B merekomendasikan implementasi sistem parkir nontunai berbasis barcode.
“Kita dukung solusi Pak Wali. Sistem parkir non tunai menjadi rekomendasi utama kita untuk mendongkrak pendapatan daerah,” jelas Ismail.
Ismail juga menegaskan pencapaian target sebagai indikator utama kinerja direksi. Direksi yang tidak mencapai target akan dievaluasi, sementara direksi berkinerja baik akan dipertahankan. “Tidak ada istilah orang dekat di sini,” tegasnya.
Rapat ini diharapkan menjadi momentum perbaikan kinerja Perusda dan peningkatan kontribusi bagi pembangunan Kota Makassar.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















