“Saya akan kawal hal ini agar Disprindagkop aktif melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap koperasi-koperasi yang merugikan masyarakat,” tambahnya.
Amran juga menekankan pentingnya dukungan serius terhadap UMKM, mengingat sektor tersebut berkontribusi besar terhadap perekonomian daerah.
“UMKM harus menjadi perhatian utama pemerintah. Setelah pertanian, sektor perdagangan — yang banyak digerakkan oleh UMKM — menjadi penyumbang terbesar kedua terhadap PDRB kita. Sudah saatnya ada formulasi kebijakan yang komprehensif untuk pemberdayaan UMKM,” tegasnya.
Diketahui, reses tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Disdukcapil, Kabid Disprindagkop, Kepala Desa Pakkana, serta warga dari sejumlah desa di sekitarnya, seperti Assorajang, Mario, Ujungbaru, Wewangrewu, Nepo, dan Tancung.(R)
















