MEDIASINERGI.CO
MAKASSAR – Ahad bukan sekadar hari untuk melepas penat setelah enam hari menjalani rutinitas. Bagi para lanjut usia, Ahad justru menjadi ruang untuk merawat tubuh, menyegarkan pikiran dan mempererat tali silaturahmi. Ketika matahari perlahan membuka cahaya pagi, langkah-langkah kecil para lansia menuju tempat olahraga menjadi pesan sederhana bahwa usia boleh bertambah, tetapi semangat hidup jangan pernah menyerah.
Olahraga bagi lansia bukan perlombaan untuk menjadi yang tercepat atau terkuat. Yang terpenting adalah tubuh tetap bergerak sesuai kemampuan melalui jalan santai, senam ringan, peregangan dan aktivitas fisik sederhana lainnya. Gerak tubuh yang teratur membantu menjaga kebugaran, keseimbangan, kelenturan dan kemandirian. Sebab, tubuh yang terus digerakkan adalah salah satu cara sederhana untuk mensyukuri usia yang masih diberikan Tuhan.
Namun, Ahad pagi para lansia bukan hanya tentang olahraga. Ada sesuatu yang jauh lebih berharga, yakni kebersamaan. Tawa yang berhamburan, cerita yang bersambung, sapaan yang menghangatkan dan persahabatan yang kembali dirawat menjadi energi tersendiri. Semangat inilah yang terus dijaga Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) Provinsi Sulawesi Selatan melalui kolaborasi dengan Komunitas Senam Nusantara (KSN) yang dikoordinasikan Sigit dan Irma, bersama Koordinator Olahraga LLI Sulsel, Sumiaty Sattar dan Amirah Sambe. Setiap Ahad, mereka menyatu di kawasan Boulevard Panakkukang Makassar, tanpa sekat usia dan tanpa jarak.

















