Kemampuan itu ke depan akan menjadi landasan untuk membangun kerja sama, menyelesaikan persoalan, serta memahami dinamika dunia birokrasi.
“Ini sudah tertuang di dalam tes kompetensi yang mereka lalui tahap demi tahap, sehingga kami dalam mengambil keputusan nantinya sangat objektif,” jelas Appi.
“Tidak subjektif lagi, karena dasar-dasar pengambilan keputusannya sudah mulai dilakukan dengan dasar-dasar ilmiah seperti prosedur yang berlaku secara umum,” sambungnya.
Appi juga mengungkapkan kriteria ideal bagi calon Sekda Makassar. Menurutnya, sosok Sekda harus mampu menjadi perekat antar elemen pemerintahan, sigap dalam menjalankan tugas, serta mampu menjadi pencetus solusi dalam dinamika birokrasi.
“Ini keinginan kami, yang bekerja sama dengan kami. Kita bikin sistem supaya kita bisa jalan bersama-sama,” harap Appi.
Sementara, Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham juga memberikan tanggapannya terkait proses seleksi tiga besar calon Sekda Kota Makassar.
Aliyah menegaskan pentingnya calon Sekda mengikuti prosedur yang berlaku dalam tahapan seleksi.
“Kita kembali ke aturan, tiga besar ini memang harus dikirim dulu sesuai prosedur. Untuk kriterianya, kami mengharapkan sosok yang bijaksana dan bertanggung jawab, karena nantinya siapapun yang terpilih harus mampu menjalankan tugas dengan baik,” tutupnya.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















