MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Pertama tama tentu sebagai akademisi, praktisi dan pengamat olahraga lebih awal ingin mengatakan bahwa tidak ingin terlalu dalam untuk intervensi terkait dengan kisruh yang terjadi di KORMI pusat dan KORMI Sulsel. Sungguh aneh, KORMI Sulsel sudah menggelar Musprov dan menghasilkan ketua terpilih, DR. Andi Nurhikmah Ola Daeng Cora, PhD, MM, namun aneh tiba-tiba pengurus KORMI Pusat menunjuk PAW pasca Musprov.
Menurut Dr. Wahyudin,S.Pd., M.Pd, seorang Akademisi, Praktisi dan Pengamat olahraga dari Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Makassar (UNM), saat diminta tanggapannya mengatakan, pihaknya tidak mau terlalu mendalam untuk mencampuri organisasi tersebut, akan tetapi sebagai akademisi hanya ingin melihat dari sudut pandang yang berbeda, karena idealnya jika proses Musprov sudah berjalan sesuai dengan mekanisme dan prosedur aturan organisasi lalu kemudian sudah ada yang terpilih sebagai ketuanya kemudian dipermasalahkan, maka ini menurut saya sungguh sangat aneh dan bertentangan dengan semangat olahraga yang selalu mengedepankan sportivitas dan juga demokrasi yang sudah terlaksana dalam musprov.
“Seharusnya, sepanjang sesuai aturan organisasi, maka semua harus legowo menerima apapun hasilnya secara sportif dan fair berdasarkan cita-cita dan nilai-nilai luhur yang diajarkan dalam falsafah olahraga untuk membangun keolahragaan kita, apalagi saya dengar sejumlah delegasi KORMI kabupaten dan perwakilan inorga telah berpartisipasi, sehingga kita heran dan menyayangkan jika ada tudingan segelintir pengurus demisioner KORMI Sulsel yang menyebut musprov yang digelar 26 April 2025 terlalu dipaksakan,” tegas mantan Wartawan Olahraga Harian Pedoman Rakyat ini.
Maka dari itu, lanjut dia, jika Musprov sudah berjalan sesuai dengan mekanisme dan tahapan yang diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga KORMI, yang diawali tahapan pembentukan panitia pelaksana, sterring committe, dan tim penjaringan calon hingga undangan musprov, apalagi jika semua tahapan diputuskan dalam rapat dan dikuatkan dengan surat keputusan yang ditandatangani Ketua KORMI Sulsel, maka saya kira perjalanan musprov sah-sah saja.
















