Home / Kaltim

Kamis, 15 Mei 2025 - 19:12 WIB

Kaltim Targetkan 20 Ribu Hektare Lahan Pertanian untuk Swasembada Beras 2025

Anggaran untuk survei, investigasi, dan desain lahan tersebut juga telah disiapkan.

Sementara untuk program intensifikasi, saat ini tersedia lahan seluas 13.973 hektare.

“Pak Menteri minta ditambahkan menjadi 20.000 hektare. Sehingga masih ada tantangan untuk mencari 6.000 hektare lagi untuk menggenapkan jadi 20.000 hektare,” ujar Inti menambahkan.

Terkait perhitungan kebutuhan lahan secara keseluruhan, untuk menghasilkan 400 ribu ton gabah, dibutuhkan 100 ribu hektare sawah dengan satu kali tanam.

Namun, bila lahan bisa ditanami dua kali setahun, maka cukup 50 ribu hektare. Oleh karena itu, optimalisasi pola tanam menjadi sangat penting.

Baca Juga:  Wamendagri Bima Arya Jelaskan soal Sengketa Pulau Aceh vs Sumut

Berdasarkan pemetaan lokasi, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menjadi salah satu wilayah dengan lahan terluas dan paling produktif.

Lahan seluas sekitar 5.000 hektare di wilayah ini akan dioptimalkan.

Sebelumnya, Kabupaten Paser sempat diusulkan, namun sebagian lahannya diketahui masuk kawasan cagar alam, sehingga dialihkan ke Kutai Timur, Berau, dan Kota Samarinda.

“Kalau lahan terluas dan produktif di Penajam Paser Utara untuk optimasi lahan saja 5 ribuan di sana, kemarin sempat di Paser, Paser sempat lahan sekitar 6.000 ternyata ada yang cagar alam,” jelas Inti.

Baca Juga:  Buka Muscab Gowa, Adnan: Pemerintah dan Pengurus Pramuka Harus Sejalan

Sementara itu, untuk program cetak sawah baru, wilayah yang diprioritaskan adalah Kutai Timur dan Kutai Kartanegara yang dinilai masih memiliki potensi lahan cukup luas.

Sedangkan wilayah Mahakam Ulu dan Kutai Barat khusus pada padi lahan kering atau padi gogo, yang hanya bisa ditanam satu kali dalam setahun, yakni sekitar bulan September hingga Oktober.

“Kalau di tempat lain bisa kita tingkatkan dari satu kali jadi dua kali, dan dua kali jadi tiga kali,” ujar Inti.(eddy)

Editor: Manaf Rachman

Share :