Laporan Manaf Rachman
MEDIASINERGI.CO
MAKASSAR – Pertemuan dengan jajaran pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulsel, Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyatakan bahwa seluruh wartawan yang bertugas di Kantor Gubernur Provinsi Sulsel perlu mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW), sehingga wartawan dalam menjalankan tugasnya bisa menghasilkan berita yang sesuai kode etik jurnalistik, terukur dan profesional.
Andi Sudirman mengungkapkan hal itu, ketika menerima audiensi pengurus PWI Sulsel yang dipimpin Plt. Ketua PWI Sulsel, Zulkifli Gani Ottoh dan rombongan yang meliputi Plt. Bendahara, Rukman Nawawi, Sekretaris SC, Manaf Rachman, Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Calon Ketua PWI, Ismail Sellery dan wartawan senior Ronald Ngantung, yang juga dihadiri Plt. Kadis Kominfo-SP Sulsel, Muhammad Salim Basmin, di ruang rapat Kantor Gubernur Sulsel, Rabu, 29 April 2026.
Gubernur Sulsel mengakui, wartawan peliput di Kantor Gubernur Sulsel memang sebagian sudah pernah mengikuti uji kompetensi wartawan (UKW), namun sebagian lainnya ada yang belum mengikuti UKW. Karena begitu pentingnya UKW, maka Gubernur menyatakan siap bekerja sama dengan PWI Sulsel untuk bersama-sama melakukan pelatihan jurnalis secara berkala kepada seluruh wartawan peliput di Kantor Gubernur Sulsel.
”Untuk tahap awal, biarlah pemerintah Provinsi Sulsel untuk pertama kali menjadi contoh melakukan uji kompetensi kepada wartawan peliput Kantor Gubernur, agar seluruh Bupati/walikota dan humas-humas di daerah juga dapat mengikuti langkah tersebut,” ujar Andi Sudirman sambil meminta Plt Kadis Kominfo Sulsel untuk mencatat dan mengagendakan program UKW tersebut sambil mempersiapkan anggarannya.
Andi Sudirman juga menyatakan apresiasi dan berterima kasih kepada PWI Sulsel yang selama ini aktif membina wartawan dan melakukan uji komptensi wartawan, sehingga para wartawan di daerah ini bisa menjalankan tugasnya secara baik, profesional dan memahami etika pers.
”Jika perlu Dinas Kominfo Provinsi Sulsel bekerja sama dengan PWI Sulsel untuk melakukan pelatihan jurnalistik secara berkala dan Pemerintah Provinsi Sulsel siap memfasilitasi untuk mendatangkan narasumber yang kompeten dari Dewan Pers atau ahli pers dari pusat,” ujar Andi Sudirman.
Sementara itu, Plt. Ketua PWI Sulsel, Zulkifli Gani Ottoh dalam menanggapi gagasan Gubernur Sulsel terkait pelatihan dan uji kompetensi wartawan mengatakan, ide atau gagasan yang dilontarkan oleh Gubernur Sulsel itu patut diapresiasi dan PWI Sulsel siap menjalankan gagasan Gubernur Sulsel tersebut.
Zulkifli Gani Ottoh yang akrab disapa Zugito itu mengatakan, dari pertemuannya dengan para bupati dan wailkota di Sulsel, hampir semua bupati dan walikota ”curhat” terkait dengan pembinaan wartawan di daerah, yang kadang menghadirkan pemberitaan yang tidak benar atau bohong dan mengada-ada.
Untuk mengatasi persoalan seperti itu, Zugito meminta kepada Gubernur Sulsel agar dalam melakukan kerja sama dengan media, sebaiknya memperhatikan legalitasnya, yakni media harus berbadan hukum resmi dan sudah terdaftar atau terverifikasi oleh Dewan Pers termasuk wartawannya yang sudah ikut UKW.
”Diminta kepada pimpinan daerah bupati dan walikota agar memperhatikan legalitas media yang mau bekerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota, agar tidak menjadi temuan.
Persyaratan legalitas harus diutamakan, agar anggaran negara tidak salah alokasi kepada media yang belum memiliki badan hukum resmi,” ujar Zugito di hadapan Gubernur Sulsel.
Terkait dengan UKW, Zugito juga
PWI Sulsel juga menyatakan sangat mendukung gagasan Gubernur Sulsel untuk membuat pelatihan jurnalistik secara berkala yang didukung oleh Dinas Kominfo Provinsi Sulsel.
Di hadapan Gubernur Sulsel, Plt. Ketua PWI Sulsel, Zulkifli Gani Ottoh juga meminta dukungan dari pemerintah provinsi untuk menyukseskan pelaksanaan pemilihan ketua PWI Sulsel pada konferensi provinsi yang akan digelar selasa, 2 Juni 2026, yang nantinya akan diikuti sekitar 400 anggota PWI yang memiliki kartu biasa yang aktif dan anggota seumur hidup.
Sementara Rukman Nawawi Sebagai Ketua Panitia UKW Sulsel mengungkapkan bahwa pada 21-22 Mei 2026 PWI Sulsel akan melaksanakan uji komptensi wartawan, setelah vakum selama dua tahun PWI Sulsel tidak melaksanakan uji kompetensi. (*)









