Diakhir keterangannya, Daeng Manye menegaskan perlu ada keberlanjutan dari pelatihan ini, sehingga ilmu yang diperoleh dapat dikembangkan dan menghasilkan pendapatan untuk kesejahteraan keluarga, sehingga perlu ada CSR dengan harapan kegiatan ini dapat melebar ke desa-desa yang ada di Kabupaten Takalar.
Sementara itu, Kepala Balai BBPPKS Makassar menyampaikan kegiatan ini juga melibatkan perguruan tinggi dari Baliliwa Makassar yang mengeksplor tentang biota laut agar mendekat kelaut, sehingga sarana rekreasi dapat berkembang.
“Pada pelatihan ini masyarakat diberi pelatihan dan pembinaan dengan memanfaatkan lahan sempit disekitar rumah dengan mengimplementasikan membuat kolam dengan budidaya ikan atau wadah seperti baskom yang diatasnya bisa ditanami sayuran, sehingga dengan usaha ini ketahanan pangan dapat terwujud,” pungkasnya.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















