Program TMMD ke-124 ini tak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh sektor nonfisik seperti penyuluhan kesehatan, ketahanan pangan, dan pendidikan warga. TMMD menjadi salah satu bentuk konkret keterlibatan TNI dalam mendukung percepatan pembangunan daerah, terutama di wilayah yang masih tertinggal dari sisi infrastruktur.
“Jalan ini sangat membantu kami sebagai warga desa. Kami biasa mengangkut hasil pertanian pakai motor, tapi jalannya rusak dan becek. Sekarang, dengan pengerasan ini, harapan kami bisa lebih lancar ke pasar dan ke sekolah,” ujar Abdullah, warga Desa Temmabarang.
Kodim 1406/Wajo menargetkan pembangunan jalan tersebut rampung sebelum TMMD ditutup pada akhir bulan. Selain pengerasan jalan, sejumlah kegiatan sosial terus dilaksanakan sebagai bagian dari agenda penguatan keterlibatan TNI dalam pembangunan daerah.
TMMD sendiri telah menjadi program rutin yang dilaksanakan TNI sejak beberapa dekade terakhir. Fokusnya adalah memperkuat ketahanan nasional melalui pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat di daerah-daerah dengan akses terbatas.(*)
















