Tata rias pengantin bukan hanya soal estetika tapi juga mencerminkan nilai nilai adat filosofi dan jati diri suatu daerah.
Dalam Kesempatan tersebut Ketua DPD Harpi Melati Sulawesi Selatan Hj Roslina Soebandi menjelaskan arti dan simbol dari aksessoris pakaian adat bugis yang tidak hanya menampilkan karya seni tapi harus mempertahankan budaya warisan leluhur dengan tidak menghilangkan beberapa simbol simbol dari pakaian adat tersebut.
Ketua DPRD HARPI SulSel juga berharap kepada Hj Juarni Muchlis Semoga Harpi Melati DPC Enrekang semakin solid dan sesuai visi misi Harpi Melati Indonesia yaitu melestarikan budaya dan ciri khas pengantin tradisional khususnya tradisional di Sulawesi Selatan dan Insya Allah kita dari Harpi Melati DPC Enrekang ingin menggali budaya baju adat Kabupaten Enrekang yang semestinya disahkan dan dikukuhkan
Dalam acara tersebut juga menampilkan karya karya para anggota HARPI Kabupaten Enrekang yang begitu menakjubkan kan orang yang hadir pada acara tersebut dengan merias pasangan muda mudi layaknya pasangan pengantin pada umumnya dengan Pakaian pengantin adat Bugis berbagai model
Salah satu Penampilan pasangan muda mudi karya Perias pengantin Evi Sabindo dalam acara tersebut mendapatkan perhatian khusus pada para hadirin sebab pasangan tersebut tampil memukau serta kelihatan serasi dengan hiasan, dan baju adat Bugis yang dipakai.(Sari)
Editor: Manaf Rachman
















