Home / Sulsel

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:20 WIB

DPRD Makassar Dukung Pemkot Siapkan Lahan TPU Baru di Maros

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar kini dipimpin oleh Wali Kota Munafri Arifuddin, mengambil langkah strategis untuk menjawab tantangan keterbatasan lahan pekuburan yang kian mendesak.

Langkah taktis tidak hanya menyangkut ketersediaan ruang, tetapi juga berkaitan langsung dengan pelayanan dasar dan penghormatan terhadap kebutuhan masyarakat hingga jangka panjang.

Sebagai bentuk keseriusan, pemerintah kota mulai mengakselerasi penyiapan lahan baru untuk lokasi Tempat Pemakaman Umum (TPU) baru.

Salah satu lokasi alternatif, Pemerintah Kota Makassar telah menjajaki penyediaan lahan baru di Kabupaten Maros, lokasinya tepat di Desa Benteng Gajah, Tompobulu.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan situasi ini menjadi perhatian serius pemerintah kota dalam menjamin ketersediaan layanan pemakaman bagi masyarakat.

Dia mengungkapkan, opsi optimalisasi lahan, termasuk kemungkinan sistem penumpukan atau pemanfaatan ulang terbatas, mulai menjadi bagian dari kajian kebijakan.

“Sekarang sudah kita lihat dan datangi beberapa lokasi, termasuk di Maros. Makassar kan relatif sudah sangat padat,” ujar Munafri, di Kantor Balai Kota Makassar, Selasa 5 Mei 2026, usai bertemu anggota DPRD Makassar, Muchlis A. Misbah.

Baca Juga:  Terima KAIKOUKAI Health Group, Wawali Makassar Bahas Penguatan Layanan Lansia dan Peluang Kerja

Diketahui, saat ini ketersediaan lahan pemakaman di Makassar kian menunjukkan tanda-tanda keterbatasan yang serius.

Kota ini hanya mengandalkan enam lokasi TPU, yakni di Sudiang, Beroanging, Kampung Dadi, Panaikang (dua lokasi), dan Antang sebagai fasilitas utama bagi kebutuhan pemakaman warga.

Namun, seiring meningkatnya jumlah penduduk dan kebutuhan lahan, sejumlah TPU tersebut kini berada dalam kondisi nyaris penuh.

Beberapa lokasi strategis seperti Sudiang dan Panaikang bahkan telah mengalami kepadatan tinggi, menyisakan ruang yang semakin terbatas untuk pemakaman baru. Kondisi serupa juga mulai terlihat di beberapa titik lainnya.

Oleh sebab itu, Appi menyampaikan situasi ini menjadi sinyal kuat bagi pemerintah kota untuk segera mengambil langkah antisipatif dan terencana, agar kebutuhan dasar masyarakat tetap dapat terpenuhi tanpa menghadapi krisis lahan pemakaman di masa mendatang.

“Jadi perlu ada solusi. Karena beberapa TPU itu, kuburan bahkan sudah tertutup untuk umum, kecuali bagi keluarga. Ini tentu menjadi tantangan yang harus segera kita carikan solusi,” ungkapnya.

Baca Juga:  Jembatan Lama Pacongkang Rawan Roboh, Pemprov Sulsel Hadirkan yang Baru dengan Konstruksi Lengkung Baja

Upaya ini dilakukan secara terukur melalui pemetaan wilayah potensial yang memenuhi aspek tata ruang, daya dukung lingkungan, serta aksesibilitas bagi masyarakat.

Pemerintah Kota Makassar menyadari bahwa ketersediaan lahan pemakaman merupakan kebutuhan jangka panjang yang harus direncanakan sejak dini.

Oleh karena itu, kebijakan tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga menjadi bagian dari perencanaan pembangunan kota yang berkelanjutan dan berorientasi pada pelayanan publik untuk warga Makassar.

Sebagai langkah konkret, Wali Kota bersama jajaran pemerintah kota dan DPRD serta SKPD terkait, telah melakukan peninjauan langsung terhadap sejumlah lokasi potensial di wilayah Maros

Namun demikian, hasil peninjauan tersebut masih memerlukan kajian teknis lebih lanjut, khususnya terkait kondisi kontur dan kemiringan lahan yang dinilai menjadi faktor krusial dalam pengembangan kawasan pemakaman.

“Sudah ada beberapa lokasi yang kita lihat, tetapi secara teknis masih perlu ditinjau lebih dalam, misalnya karena adanya kemiringan lahan,” jelasnya.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Masa Depan TPA Makassar, Appi: dari Beban TPA Menjadi Nilai Ekonomi dan Peternakan Ikut Dikembangkan

Sulsel

Kolaborasi Lintas Elemen Menuju Sulsel Bebas Narkoba

SOPPENG

Empat PJU Polres Soppeng Bergeser

Sulsel

Bupati Wajo Buka Rakor GTRA, Perkuat Sinergi Reforma Agraria dan Penyelesaian Persoalan Pertanahan

Sulsel

Pemkot Makassar Kejar Serapan APBD Makassar 95 Persen, Kepala OPD Diminta Tinggalkan Kebiasaan Lama

Pendidikan

Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan Desa, Tim Pengabdi STIKes Kamus Arunika Terapkan Aplikasi SAPA di Desa Tiromanda

Sulsel

Munafri Salurkan 2000 Liter Pupuk dan Ribuan Kilogram Benih untuk Kelompok Tani Makassar

PINRANG

Ratusan Orang Tua Siswa Hadir Memeriahkan Rangkaian Perayaan HUT RI Ke-81 Yang Digelar UPT SDN 240 Pinrang