Senada dengan itu, Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Andi Suharmika menegaskan pentingnya penguatan kelembagaan dan konsistensi program.
“Kami di DPRD melihat KORMI sebagai mitra strategis dalam membangun masyarakat yang sehat, inklusif, dan produktif. Kami siap mendukung melalui fungsi penganggaran dan pengawasan,” jelasnya.
Sedangkan Penggiat Olahraga Masyarakat yang juga sebagai Ketua APPSBI (Asosiasi Perguruan Pencak Silat Budaya Indonesia) Sulawesi Selatan, Drs. Muhammad Djamaluddin Maulana, M. Si yang turut hadir dalam Muskot tersebut menyambut baik hasil Muskot dan berharap kepemimpinan baru dapat membawa angin segar bagi pembinaan olahraga masyarakat di Kota Makassar dan Sulaweai Selatan pada umumnya.
“Andi Ryan adalah figur muda yang energik dan memiliki jejaring kuat di kalangan komunitas. Kami optimistis di bawah kepemimpinannya, KORMI Makassar akan lebih inklusif dan progresif,” ujarnya.
KORMI merupakan organisasi yang menghimpun berbagai komunitas olahraga berbasis rekreasi, tradisi, dan budaya, seperti pencak silat tradisional, permainan rakyat, senam kreasi, panahan tradisional, hingga yoga dan olahraga jalan santai.
Di tengah derasnya arus digitalisasi dan urbanisasi, kehadiran KORMI dinilai strategis dalam mendorong masyarakat agar tetap aktif secara fisik dan sosial.
Dengan masa jabatan empat tahun ke depan, Andi Ryan diharapkan mampu menjadi nahkoda yang membawa KORMI Makassar berlayar lebih jauh, menjangkau lebih banyak warga, dan menjadikan olahraga Makassar sebagai gaya hidup.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















