Dengan kondisi kantong lumpur yang rusak, sedimentasi dapat menyebabkan luapan air ke wilayah sekitar, yang tentunya berisiko bagi keselamatan dan aktivitas masyarakat.
“Karena itu kami berharap pihak BBWS dapat segera mengambil langkah teknis dan preventif agar kondisi ini tidak berdampak lebih luas di kemudian hari,” tegasnya.
Dalam kunjungan ini, Bupati Irwan turut didampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pinrang, Ir. Syamsuri, Plt. Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi, A. Sinapati Rudy, serta jajaran terkait lainnya.
Rombongan Pemerintah Kabupaten Pinrang diterima langsung oleh jajaran BBWS Pompengan – Jeneberang, antara lain Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan, Kepala Bidang Irigasi, Satker OP, serta para PPK yang menangani wilayah teknis terkait.
Langkah koordinatif ini diharapkan dapat segera ditindaklanjuti dengan langkah-langkah nyata di lapangan, demi menjamin kelangsungan pertanian dan keselamatan masyarakat Kabupaten Pinrang.(Tan)
















