Home / Sulsel

Rabu, 18 Juni 2025 - 21:04 WIB

RDP DPRD Makassar Ricuh, Camat Panakukang Dituding Terlibat Mafia Tanah

Di tengah atmosfer penuh tekanan itu, Imam Musakkar kembali bersuara, kali ini dengan nada lebih tajam. Ia menyebut tindakan camat bisa dikategorikan sebagai delik jabatan sebagaimana diatur dalam Pasal 41 KUHP.

“Jika pejabat tahu lahan itu sedang disengketakan, tapi tetap keluarkan sporadik, itu artinya menyalahgunakan jabatan demi kepentingan pihak tertentu. Ini bukan sekadar kelalaian, ini bentuk kesengajaan,” ungkapnya.

Imam menegaskan bahwa pejabat administratif, termasuk camat dan lurah, harus paham bahwa tanah dalam proses hukum tidak boleh disentuh secara administratif, apalagi diterbitkan dokumen yang dapat memperkuat klaim sepihak.

Baca Juga:  Unit Kamsel Bersama Babinsa Berikan Himbauan Kebersihan Dijalan Sultan Hasanuddin

Dalam forum tersebut, Imam juga menyampaikan tiga rekomendasi keras kepada pimpinan DPRD dan Wali Kota Makassar, diantaranya seluruh dokumen dan surat sporadik yang dikeluarkan camat harus dihentikan dan dicabut karena cacat hukum.

Kedua, rekomendasi pencopotan jabatan camat dan lurah yang terlibat dalam penerbitan surat di atas tanah sengketa, untuk menjaga integritas birokrasi Pemkot Makassar.

Ketiga, pembatalan sporadik secara hukum, baik melalui keputusan internal maupun proses pengadilan.

Imam juga menyinggung nasib para warga pemilik ruko dan gedung yang disebut membeli lahan secara sah sejak 2004, dengan sertifikat resmi yang terbit pada 2005. Mereka disebut sebagai korban yang diabaikan dalam proses mediasi sebelum penggusuran dilakukan awal tahun ini.

Baca Juga:  Pemkot Makassar Kembali Lakukan Penyegaran Birokrasi

“Ini bukan hanya cacat prosedural. Ini mencederai keadilan. Pemerintah harus sadar, birokrasi bukan alat menindas rakyat, tapi pelayan kepentingan publik. Kalau ini dibiarkan, kita sedang membiarkan mafia tanah bersarang di kantor camat,” ujar Imam.

RDP yang dibuka untuk mencari jawaban justru ditutup dalam suasana gaduh dan saling serang suara. Sampai rapat diakhiri, Camat Panakkukang tetap belum bisa menyampaikan pembelaan secara utuh dalam rapat.(jk)

Editor: Manaf Rachman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Diterima Wali Kota, PGIW Sulselra Apresiasi Komitmen Munafri Jaga Keberagaman di Makassar

Sulsel

Kembangkan Sektor Pariwisata, Bupati Takalar Kunjungi Destinasi Wisata Paria Lau

Sulsel

Hadiri Konferensi PWI Sulsel, Munafri Tekankan Pentingnya UKW dan Etika Jurnalistik

Sulsel

Bupati Wajo: Semangat Pancasila Jadi Landasan Membangun Daerah

Sulsel

Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan, Wali Kota Munafri Hadiri Syukuran HUT Kodam XIV/Hasanuddin

Sulsel

Hari Lahir Pancasila, Munafri-Aliyah Ajak Warga Makassar Hidupkan Nilai Kebangsaan

Sulsel

Dharma Menjaga Perdamaian Dunia, Munafri Serukan Kolaborasi Lintas Agama di Makassar

Makassar

Jelang Konferensi PWI Sulsel, MEDIA SINERGI GROUP Konsolidasi di Makassar