Home / Sulsel

Senin, 30 Juni 2025 - 13:11 WIB

Wali Kota Munafri Paparkan Pertanggungjawaban APBD 2024 di Paripurna DPRD Makassar

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Wakil Wali Kota, Aliyah Mustika Ilham, menyampaikan secara resmi penjelasan atas Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Makassar, Senin 30 Juni 2025.

Dalam forum yang dihadiri jajaran pimpinan dan anggota DPRD, Forkopimda, serta perangkat daerah tersebut, Munafri memaparkan capaian realisasi pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah tahun anggaran 2024 secara detail.

Pemerintah Kota Makassar mencatat realisasi pendapatan daerah sebesar Rp4,20 triliun lebih, dengan tingkat capaian 84 persen dari target yang ditetapkan. Sementara belanja daerah terealisasi lebih dari Rp4,26 triliun, atau 80 persen lebih dari total anggaran.

Wali Kota Munafri menegaskan, bahwa pertanggungjawaban ini tidak hanya mencerminkan kinerja fiskal pemerintah daerah, tetapi juga menjadi wujud komitmen terhadap transparansi pengelolaan keuangan daerah.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada DPRD atas peran pengawasan dan sinergi yang terjalin dalam mendukung pelaksanaan pembangunan Kota Makassar,” ujar Munafri.

Baca Juga:  Makassar Tuan Rumah, Wali Kota Munafri Terima Panitia MTQ KORPRI 2026

Paripurna ini mengagendakan penyampaian Penjelasan Wali Kota Makassar terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024.

Rapat dipimpin oleh unsur pimpinan DPRD Kota Makassar dan dihadiri Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota, Aliyah Mustika Ilham, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, serta anggota DPRD Kota Makassar.

Dalam laporannya, Wali Kota Makassar menyampaikan secara rinci realisasi pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah sepanjang Tahun Anggaran 2024.

Realisasi Pendapatan Daerah 2024, Munafri menjelaskan pendapatan daerah Tahun 2024 terealisasi sebesar Rp4,20 triliun lebih atau 84,14% dari target Rp4,99 triliun lebih. Secara umum, komponen pendapatan terdiri atas, Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi Rp1,60 triliun lebih dari target Rp2,16 triliun lebih (73,99%).

Baca Juga:  Wali Kota Munafri Ikut Finish Bersama Ribuan Runners 10K MHM 2026

“Jadi rinciannya meliputi pajak daerah Rp1,41 triliun (81,61%), retribusi daerah Rp55,57 miliar (57,48%), hasil pengelolaan kekayaan daerah Rp26,62 miliar (30,17%), serta lain-lain PAD yang sah Rp110,93 miliar (43,65%),” jelasnya.

Kemudian, pendapatan transfer (dana perimbangan) terealisasi Rp2,56 triliun lebih dari target Rp2,78 triliun lebih (92,07%). Rinciannya, transfer Pemerintah Pusat Rp2,27 triliun lebih (101,52%).

Bagi hasil pajak Rp138,20 miliar (135,94%), bagi hasil bukan pajak Rp7,35 miliar (171,62%), dana alokasi umum Rp1,63 triliun (100,99%), dana alokasi khusus Rp496,65 miliar (95,85%), transfer pemerintah provinsi Rp287,33 miliar (52,97%).

“Pendapatan yang sah terealisasi Rp34,06 miliar lebih, termasuk hibah sanitasi dan dana kapitasi JKN,” ungkapnya.

Munafri menuturkan bahwa secara kumulatif, pendapatan daerah mengalami peningkatan nominal dibandingkan tahun sebelumnya, mencerminkan sinergitas eksekutif dan legislatif.

Meski begitu, ia mengingatkan masih banyak tantangan dalam optimalisasi pendapatan ke depan.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Bersama Mentan RI, Wali Kota Munafri Ramaikan Fun Walk Dies Natalis ke-70 Unhas

Sulsel

Percepat Normalisasi Antrean BBM, Munafri Sarankan Klaster SPBU dan Jadwal Khusus Truk-Bus

PINRANG

UPT SDN 240 Pinrang Bangun Karakter Siswa Melalui Ekstrakurikuler

Sulsel

Resmikan Kantor UPP Anjungan Losari, Hj Umiyati: Pelayanan Parkir Harus Semakin Profesional

Sulsel

Tekan Mobilitas di Tengah Antrean BBM, Pemkot Makassar Terapkan Pembelajaran Daring

Sulsel

Penataan Parkir Jadi Cerminan Kota, Munafri Minta Direksi Parkir Tak Berhenti Berbenah

Sulsel

Antrean BBM Jadi Keluhan Warga, Munafri Cek Langsung di SPBU dan Temukan Nozzle Tak Berfungsi

Sulsel

Pastikan Kawal Persoalan Antrean BBM, Munafri Temui Petinggi Pertamina Minta Semua Nozzle SPBU Diaktifkan