Kadinsos Makassar, Andi Bukti Djufri memaparkan bahwa Dinsos Makassar berhasil mencapai realisasi keindahan mencapai 86,8% dari pagu anggaran setelah perubahan senilai Rp20.413.943.112,- pada tahun 2024, dengan realisasi fisik mencapai 97,24%.
Meskipun realisasi cukup tinggi, terdapat catatan terkait selisih nomina pada belanja pegawai yang memerlukan konfirmasi lebih lanjut. Selain itu, Dinsos Makassar masih menghadapi tantangan dalam penarikan dua unit mobil yang belum dikembalikan oleh konsultan sejak tahun 2019, dengan target penyelesaian pada Juli 2025.
Pembahasan isu strategis dan klarifikasi teknis anggota Banggar, Hj. Apiaty Amin Syam, menyoroti permasalahan terkait cakupan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBPU) Pemerintah Kota Makasaar dan urgensi validasi data masyarakat miskin untuk memastikan akurasi distribusi bantuan sosial.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















