Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan pesan kuat mengenai pentingnya koperasi sebagai sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil. Ia mengibaratkan koperasi seperti lidi, sendirian tampak lemah. Namun jika disatukan, menjadi alat pembersih yang kokoh dan berguna.
“Koperasi adalah alatnya orang lemah. Tapi jika ratusan disatukan, ia jadi kekuatan yang dahsyat. Inilah kekuatan gotong royong,” ujar Prabowo disambut tepuk tangan hadirin.
Program Koperasi Merah Putih ini diharapkan menjadi titik balik dalam membangun kekuatan ekonomi dari desa, memacu pertumbuhan UMKM, dan memperkuat struktur ekonomi nasional dari akar rumput.
Ia juga menekankan bahwa mereka yang sudah mapan secara ekonomi cenderung memilih jalan usaha besar seperti PT atau holding.
Sebaliknya, koperasi hadir sebagai wadah dan solusi bagi mereka yang belum memiliki akses dan kekuatan ekonomi yang memadai.
“Konsep koperasi adalah konsep orang lemah. Tapi dari lemah, lemah, lemah kita bisa bangkit menjadi kuat,” tegasnya.
Peluncuran ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Desa Yandri Susanto, Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi, Mendagri Tito Karnavian, Ketua DPR RI Puan Maharani, Wakil Ketua MPR Bambang Wuryanto, Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamuddin, serta para ketua komisi DPR dan anggota Kabinet Merah Putih lainnya.(jk)
Editror: Manaf Rachman
















