“Tim ini kami harapkan dapat bekerja langsung di tengah masyarakat dengan semangat juang, dedikasi tinggi, serta integritas untuk mendampingi warga dalam mewujudkan generasi sehat dan kuat,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Irwan juga menyampaikan bahwa upaya ini akan difokuskan pada intervensi langsung di Rumah Gizi, pemberian makanan tambahan untuk ibu hamil, distribusi formula PMIK, serta penguatan layanan akses dasar.
Pemerintah Desa, kader kesehatan, dan tokoh masyarakat diminta untuk ikut aktif mendukung gerakan ini, demi memastikan tidak ada lagi anak-anak yang kehilangan masa depannya akibat stunting.
Desa-desa lokus akan dijadikan sebagai model percontohan dalam percepatan penurunan stunting, dan masyarakat di wilayah tersebut diharapkan terlibat secara aktif dalam mendukung program.
“Keberhasilan upaya ini sangat bergantung pada kesadaran dan komitmen kita semua,” ujar Sekda A. Calo Kerrang saat membacakan sambutan Bupati.
Di akhir sambutannya, Bupati Irwan mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada seluruh Tim Aksi Stop Stunting yang telah siap mengemban amanah, seraya berharap ikhtiar mulia ini diberikan kelancaran dan keberkahan demi masa depan generasi yang lebih baik.(Tan)
















