Home / Sulsel

Minggu, 3 Agustus 2025 - 17:16 WIB

Wali Kota Munafri Ajak Alumni SMANSA Bangun Makassar

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menekankan pentingnya kolaborasi dan solidaritas lintas elemen masyarakat, termasuk peran aktif alumni sekolah, dalam menghadapi tantangan kota seperti masalah kebersihan dan pengelolaan sampah.

Hal tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri Pelantikan Pengurus Pusat Ikatan Alumni SMAnSA Makassar (IKA SMANSA) di Sekolah SMAN 1 Makassar, Minggu 3 Agustus 2025.

Pelantikan ini mengusung tema “Kolaborasi dalam Harmoni”, yang selaras dengan semangat Pemerintah Kota Makassar dalam membangun kota melalui gerakan kolektif warga.

Dalam sambutannya, Wali Kota Munafri memuji semangat kebersamaan alumni SMANSA yang telah menorehkan peran signifikan di berbagai sektor, termasuk pemerintahan.

Ia menyebut kolaborasi alumni bukan sekadar nostalgia, tetapi harus menjadi motor sinergi yang berdampak nyata, baik untuk masyarakat maupun sekolah almamater.

“Belajar dari IKA SMANSA, kolaborasi alumni di sini bukan sekadar silaturahmi, tapi menjadi kekuatan sosial yang bisa mendorong perubahan,” puji Munafri.

Baca Juga:  1 Maret 1947,  78 Tahun Sejarah  Lahirnya Koran Harian  Pedoman Rakyat Makassar

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, yang kembali memimpin IKA SMANSA di periode kedua ini.

Munafri menyebutkan, tantangan mobilitas yang dihadapi Andi Ina karena jabatan barunya sebagai Bupati, namun ia yakin kekompakan pengurus akan menopang kepemimpinan tersebut.

“Kalau kegiatan IKA SMANSA ada di Kota Makassar, Insyaallah Pemerintah Kota akan selalu siap support,” jelasnya.

Dalam momentum yang sama, Munafri menyuarakan kepedukianya terhadap kondisi kebersihan Kota Makassar, yang menurutnya masih jauh dari harapan.

“Setiap hari kita hasilkan 1.200 hingga 1.400 ton sampah. Semua dibawa ke TPA yang sudah menggunung setinggi 17 meter dari total luas lahan 19 hektare. Ini persoalan besar kalau tidak kita tangani bersama,” ujarnya.

Baca Juga:  Baznas Enrekang, Kejari Empat Tersangka Korupsi Dana Zakat, Negara Rugi Miliyaran

Untuk itu, Pemkot telah menyiapkan langkah strategis berbasis masyarakat. Setiap RT/RW di Kota Makassar akan diwajibkan menjalankan pengelolaan sampah mandiri yang terintegrasi dengan program Urban Farming.

Program ini menyasar, Pemanfaatan biopori, Pembuatan komposter rumah tangga, Pengolahan eco-enzyme, Budidaya magot untuk limbah organik. Dan Pemanfaatan hasil sampah sebagai pupuk dan media tanam urban farming.

‘Urban farming ini bukan hanya soal menanam. Ini adalah ujung dari sebuah sistem pengelolaan sampah mandiri di tingkat RT. Bulan depan, kita akan launching program 1000 ribu biopori di Makassar,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga secara khusus mengajak Kepala Sekolah SMAN 1 Makassar untuk menjadikan sekolah ini sebagai proyek percontohan pengelolaan lingkungan.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Respons Aduan di Lontara+, Pemkot Makassar Gerak Padamkan Kebakaran Sampah di Jalan Leimena

Sulsel

Satpol PP dan BPKPD Wajo Bergerak, Reklame Tak Patuh Pajak Jadi Sasaran

Makassar

Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Desak APH Usut Tuntas dan Hukum Berat Kakek Cabuli 32 Murid SD di Makassar

Sulsel

Nasir Rurung Perkuat Peran Pemerintah Lindungi Generasi Muda dari Bahaya Narkoba

SOPPENG

Polres Soppeng Sasar Pelajar, Gencarkan Binluh Narkoba dan Tertib Berlalu Lintas

Sulsel

Auditor KONI Makassar Tegaskan Dana Hibah Cabor Sudah Sesuai Regulasi, Tuduhan LSM Tak Berdasar

Sulsel

Respons Isu Hibah Rp15 Miliar, Ketua KONI Makassar: Sudah Sesuai Aturan dan Disetujui DPRD

Sulsel

Ketua TPAD Makassar: Hibah KONI Legal, Sesuai Seluruh Mekanisme dan Regulasi