Ia mengingatkan, kondisi ekonomi global yang tidak stabil menuntut partai untuk bergerak dengan strategi dan tanggung jawab yang lebih besar.
“Harus lebih bertanggung jawab karena situasinya tidak baik-baik saja, terutama dalam ekonomi dunia. Lima tahun ini kita melihat situasi, dan mulai sekarang kita harus berpikir apa yang harus kita kerjakan,” ujar OSO.
Terkait calon ketua, OSO menyebut DPP telah menetapkan satu nama yang akan memimpin Hanura Sulsel.
“Satu orang saja, tidak usah banyak-banyak. Yang direkomendasi oleh pusat itulah yang akan menjadi ketua,” tegasnya.
OSO menambahkan, target utama kepemimpinan baru adalah meningkatkan perolehan suara partai, memenangkan kontestasi politik, dan memberikan kontribusi langsung bagi pembangunan daerah.
“Sekarang bukan hanya bicara. Harus ada investasi nyata di wilayah ini,” tegasnya.
Diketahui, ada enam nama dikirim ke DPP yang melakukan pendaftaran calon Ketua Hanura Sulsel. Masing-masing Mayjen TNI (Purn) Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki, Ahmad Daeng Tonang, dan Abdullah Nanda yang merupakan eksternal. Sementara dari internal Hanura Sulsel yakni Muhammad Hasan Basri Ambarala, Andi Mappatunru, dan Jack Sardes.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















