Sebagai langkah konkret, Pemkot Makassar melalui Dinas Pendidikan berencana memberikan bangku khusus bagi siswa dari keluarga kurang mampu untuk bersekolah di sekolah swasta unggulan. Program ini diharapkan mulai berjalan tahun depan.
“Kita ingin ada anak-anak dari keluarga kurang mampu yang bisa merasakan belajar di sekolah terbaik seperti Al Azhar, Atira, atau Bosowa. Ini bagian dari upaya kita memberikan kesempatan pendidikan yang merata,” ungkapnya.
Dengan konsep terintegrasi dan dukungan semua pihak, Munafri optimistis kawasan Summarecon Mutiara Makassar akan menjadi ikon baru kota sekaligus model pembangunan yang mendorong kualitas hidup warga.
Ia juga mengungkap rencana Pemkot membangun kawasan olahraga di sekitar wilayah Summarecon, termasuk kemungkinan pembangunan stadion.
Menurutnya, kehadiran investasi seperti ini membawa dampak ekonomi signifikan, termasuk peningkatan nilai tanah dan pembukaan peluang kerja bagi warga.
Lebih jauh, Wali Kota menegaskan komitmen Pemkot Makassar dalam mempermudah perizinan investasi tanpa pungutan biaya.
“Semakin banyak investasi masuk, semakin baik bagi kota. Proses perizinan dan pembangunan di kawasan ini akan kami dukung penuh,” pungkasnya.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















