Ia juga berpesan kepada siswa agar tidak tergesa-gesa ingin mengendarai motor atau mobil jika belum cukup umur. Kalau belum punya SIM, sebaiknya tidak menggunakan kendaraan terlebih dahulu.
“Taatilah aturan, karena keselamatan bukan hanya untuk kita, tapi juga untuk orang lain,” tegasnya.
Munafri turut mengingatkan aparat terkait agar lebih memperhatikan pemasangan rambu-rambu di sekitar sekolah. Menurutnya, jam bubar sekolah adalah waktu rawan karena banyak siswa yang bergerombol di jalan. Rambu yang jelas dan tegas bisa meminimalisir potensi kecelakaan.
Kegiatan edukasi ini, menjadi langkah awal yang baik dalam membangun budaya tertib lalu lintas di Makassar.
“Kalau kita semua sadar, patuh, dan menghormati aturan, Insya Allah angka kecelakaan bisa ditekan, dan kota ini akan lebih nyaman bagi semua orang,” pungkasnya.(jk)
Editor; Manaf Rachman
















