Pihaknya juga memastikan tidak ada intervensi sedikit pun dari Kementerian Komdigi RI terhadap penyelenggaraan Kongres Persatuan PWI 2025 dan menegaskan siapa pun ketua terpilih nanti merupakan hasil pilihan bersama.
“Kami hanya memfasilitasi tempat untuk teman-teman silaturahmi. Saya kira itu bentuk dukungan umum dari kami. Jadi silakan anggota PWI berembuk untuk memilih pemimpin terbaik,” katanya.
Dirinya mengaku tantangan bangsa Indonesia ke depan semakin berat karena perkembangan industri teknologi yang kian masif terjadi di hampir seluruh sektor kehidupan termasuk industri media, lapangan hidup segenap insan jurnalis.
“Itu juga terkena dampak yang luar biasa dari distribusi teknologi.
Diskusi soal ini saya kira sudah berkali-kali dilakukan.
Ratusan kali dilakukan dan bukan cuma pada hari-hari ini saja, mungkin sudah lima atau tujuh tahun lalu kita mendiskusikan bagaimana jalan keluar agar industri media bisa bertahan,” katanya.(r)

















