Ia juga menekankan pentingnya persatuan dan doa sebagai jalan terbaik di tengah kondisi kota yang sedang berduka.
“Atas nama Pemerintah Kota Makassar,
saya menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas musibah pada 29 Agustus lalu yang menyebabkan tiga saudara kita berpulang. Mereka adalah korban dari perbuatan biadab yang ingin merusak kota tercinta ini,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan, Makassar adalah rumah bersama yang harus dijaga.
“Makassar bukan hanya sebuah kota, tapi tempat kita hidup, mencari nafkah, dan membesarkan anak-anak kita. Tidak ada yang boleh menodai kota ini. Mari kita satukan doa, satukan hati, demi Makassar yang damai,” pungkasnya.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















