Di tengah derasnya arus informasi dan maraknya hoaks, Andries menekankan pentingnya literasi politik, kemampuan analisis, dan kepemimpinan bagi generasi muda. PKS Wajo menyiapkan program pelatihan, mentoring, dan pendidikan politik berkelanjutan, agar setiap kader dapat belajar dari senior sekaligus berinovasi.
Ketua DPD PKS Wajo, Arga Prasetya Ashar, menegaskan bahwa kaderisasi generasi muda merupakan strategi utama partai. Kehadiran anak-anak muda di PKS membuktikan keterbukaan partai bagi siapa saja yang ingin berkontribusi positif bagi daerah dan masyarakat.
Meski kini berkiprah di tingkat nasional, Andries tetap aktif di PKS Wajo sebagai wujud kecintaannya terhadap tanah kelahiran. Dekatnya Andries dengan Tamsil Linrung sekaligus kiprahnya di Wajo menjadi cermin bagaimana kaderisasi PKS membangun pemimpin muda yang tangguh, berintegritas, dan berakar kuat di masyarakat.(r)
















