Home / Sulsel

Senin, 15 September 2025 - 11:24 WIB

Seminar Kesehatan di Makassar, dr. Johnsen Mailoa Beberkan Teknologi Baru Penyembuhan  Kanker

Sementara itu, perwakilan St. Stamford International Medical – Modern Cancer Hospital Guangzhou, Mr. Jacky Chow ketika memberikan sambutan, menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada pengurus P2TM Nusantara yang telah memberikan kesempatan kepada pihaknya untuk bekerjasama menyelenggarakan seminar kesehatan ini yang tujuannya memperkenalkan teknologi baru penanganan penyakit kanker dan tersedia di St. Stamford International Medical – Modern Cancer Hospital Guangzhou.

Turut memberikan sambutan, Ketua P2TM Nusantara, Ir. Arwan Tjahjadi yang juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Mr. Jacky Chow dari St. Stamford International Medical – Modern Cancer Hospital Guangzhou, dan terkhusus bagi dr. Johnsen Mailoa, SpOg yang telah berbagi pengetahuan tentang penanganan penyakit kanker dengan menggunakan teknologi baru yang lebih menjamin penyembuhannya.

Salah seorang peserta seminar kesehatan ini dan bersangkutan pernah menderita penyakit kanker, Lukman H (73) saat didaulat memberikan kesaksiannya, mengaku tahun silam dirinya terkena penyakit kanker di dalam tenggorokannya. Awalnya dia berobat ke rumah sakit di Malaysia dan dokter menanganinya dengan melakukan kemoterapi. Ternyata dampak negatifnya sangat menurunkan kondisi tubuhnya hingga menjadi drop.

Baca Juga:  Wabup Selayar Terima Penghargaan Dihadapan Ribuan "Ulama" di Kota Sutra, Wajo

Sejak mengalami drop itulah membuat Lukman menolak melanjutkan kemoterapi. Ia pun kembali ke Indonesia hingga suatu ketika mendapatkan informasi tentang St. Stamford International Medical – Modern Cancer Hospital Guangzhou. Dengan informasi itulah, Lukman mendatangi rumah sakit tersebut dan dirinya diobati menggunakan teknologi baru, tidak lagi memakai metode kemoterapi. Alhasil tumor yang semula sebesar telur ayam, akhirnya mengecil hingga dirinya dinyatakan sembuh total.

Layanan Medis Berkualitas

St. Stamford International Medical – Modern Cancer Hospital Guangzhou yang didirikan pada Agustus 2005, terletak di kaki Gunung Baiyun, Distrik Tianhe, Guangzhou, Tiongkok (China). Fasilitas kesehatan ini merupakan rumah sakit komprehensif tingkat nasional level 2 dan rumah sakit kanker kelas atas internasional pertama kerjasama antara Tiongkok dan Singapura.

Baca Juga:  Puang Cambang Tegaskan Dukungan ke Sitti Maryam di Pileg 2019

Rumah sakit ini memiliki luas bangunan 21.000 meter persegi, memiliki 300 tempat tidur dan lebih dari 100 set teknologi serta peralatan canggih internasional, dan telah mengumpulkan ratusan dokter terkenal di dalam dan luar negeri. Rumah sakit ini membentuk sistem model diagnosis dan pengobatan multidisiplin MDT, dipandu oleh teknologi Minimal Invasif tumor terintegrasi yang terkemuka di dunia, serta menyediakan layanan medis terpadu berkualitas tinggi untuk pasien internasional.

Saat ini, rumah sakit ini berada di posisi terdepan dalam bidang pengobatan kanker Minimal Invasif yang terintegrasi, yang telah meningkatkan kualitas hidup dan memperpanjang masa hidup puluhan ribu pasien kanker di seluruh dunia. Visi misi rumah sakit ini adalah, menjadikan rumah sakit bertaraf internasional dengan reputasi baik di dalam dan luar negeri, serta menyediakan layanan medis berkualitas tinggi yang paling nyaman dan kekeluargaan bagi kesehatan manusia. (Rls)

Share :

Baca Juga

Sulsel

Komitmen Dongkrak Kualitas Pendidikan, Bupati Takalar Sidak ke SMPN 1 Polongbangkeng Utara

Sulsel

Pemkab Soppeng Peringati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

SOPPENG

Bupati dan Wabup Soppeng Sambut Kedatangan Jamaah Haji Kloter 1

Sulsel

Pimpinan DPRD Makassar Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Karebosi

Sulsel

Kecamatan Makassar Bersama Tim Gabungan Bersihkan Sampah di Kanal Bara-Baraya Timur

Sulsel

Makassar Virtual Run, Inovasi Pemkot Makassar Ajak Warga Olahraga Sambil Awasi Kondisi Kota

Sulsel

SK Jangan Disekolahkan, Pesan Wali Kota Saat Lantik 167 PNS Pemkot Makassar

PWI

Suwardi Thahir Ketua PWI, Dahlan Abubakar Ketua DKP