Home / Tak Berkategori

Selasa, 30 September 2025 - 11:37 WIB

Kemenag Gelar Rapat Koordinasi Program Revitalisasi Dua Ribu Gedung Tahap II di Jakarta

Rapat Koordinasi Program Revitalisasi Sarana Prasarana Madrasah Tahap II di Jakarta

Rapat Koordinasi Program Revitalisasi Sarana Prasarana Madrasah Tahap II di Jakarta

MEDIASNERGI.CO JAKARTA — Kementerian Agama Jakarta (Kemenag) akan mempercepat revitalisasi gedung dan sarana prasarana madrasah.

Sekira dua ribu gudung madrasah yang telah didata untuk segera dilakukan revitalisasi.

Rapat koordinasi program revitalisasi dibahas bersama dalam Rapat Tahap II di Jakarta, Senin 29 September 2025).

Rapat koordinasi program revitalisasi napak hadir, Sekjen Kemenag Kamarudin Amin, Dirjen Pendidikan Islam Amin Suyitno, Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Nyayu Khodijah, para Kepala Madrasah penerima manfaat, pejabat pengadaan, hingga tim sarpras pendidikan madrasah.

Sekretaris Jenderal Kemenag, Kamaruddin Amin, menegaskan pentingnya percepatan realisasi program ini. “Anggaran ini tanggung jawab besar. Karena itu harus dijalankan secara prudent, hati-hati, tapi juga tepat waktu,” tegasnya.

“Kita perlu bicara detail, regulasi, mekanisme tender, atau e-katalog. Mana yang paling cocok dengan postur anggaran hingga waktu yang tersedia, itu yang akan dipilih,” sambungnya.

Dirjen Pendidikan Islam Amin Suyitno menjelaskan bahwa revitalisasi madrasah masuk dalam program prioritas Presiden Prabowo Subiyanto melalui skema Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC). Namun, dari total 2.120 satuan kerja, baru 190 madrasah yang selesai direvitalisasi pada 2025.

“Banyak sarpras madrasah mengalami kerusakan sedang hingga berat. Karena itu, Kemenag perlu ijtihad agar PHTC bisa menjawab kebutuhan mendesak ini,” jelasnya.

Suyitno juga menekankan pentingnya menyesuaikan program dengan agenda digitalisasi pendidikan yang dicanangkan Presiden. “Digitalisasi madrasah harus hadir. Ini juga akan berdampak pada pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di madrasah terpilih,” ungkapnya.

Direktur KSKK Madrasah Nyayu Khodijah menegaskan bahwa program revitalisasi harus berangkat dari kebutuhan nyata madrasah. “Besok ada telaah daerah, usulan dari madrasah akan direviu langsung oleh tim ahli,” ujarnya.

Nyayu juga mengingatkan agar kualitas revitalisasi sejalan dengan standar pembangunan di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. “Harus diantisipasi kendala teknis, misalnya cuaca ekstrem di akhir tahun yang bisa memperlambat distribusi bahan bangunan,” jelasnya.

Kemenag berharap revitalisasi tidak hanya memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga menghadirkan wajah baru madrasah yang lebih modern, layak, dan siap mendukung transformasi pendidikan nasional.(r)

Ditulis oleh Hamzah Sinergi

Wartawan resmi mediasinergi.co. Specialist konten berita, pendidikan, kesehatan, dan olahraga

Share :

Baca Juga

Sulsel

Gerakan Bersih dari Rumah, Pemkot Makassar Tambah Dukungan Anggaran dan Armada Sampah

Sulsel

Resmikan RTLH di Pattalassang, Bupati Daeng Manye Targetkan BAZNAS Takalar Terbaik di Sulsel

Sulsel

Di Forum Makassar Leadership Summit, Munafri: Event Harus Berdampak Nyata Bagi Ekonomi Masyarakat

Jakarta

Ketua LLI Pusat Berpulang Kerahmatullah

Sulsel

JSI Baca Perpindahan Appi ke Demokrat: Bukan Sekadar Ganti Jaket, Peta Politik Sulsel Bisa Bergeser

Sulsel

Wali Kota Tantang Lulusan Teknik Elektro, Tak Sekadar Cari Kerja, tapi Ciptakan Lapangan Kerja

Sulsel

Peringati Hari Jadi Sulsel ke-357, Wabup Takalar Ikuti Jalan Sehat Anti Mager di Makassar

Sulsel

6.000 Liter Air Bersih Disalurkan Polres Wajo untuk Warga Kampung Baru Desa Nepo