MEDIASINERGI.CO WAJO — Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama RI, H. Basnang Said, menekankan bahwa penyelenggaraan Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Internasional ke-1 di Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang Kabupaten Wajo tidak hanya mengedepankan pendidikan dan dakwah, tetapi juga mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat sesuai ketentuan peraturan ekonomi lokal dan nasional.
Hal tersebut disampaikan pada saat pengumuman juara lomba MQK Internasional ke-1 2025 di Pondok Pesantren As’adiyah, Senin 6 Oktober 2025.
“Selain lomba-lomba akademik seperti debat bahasa Inggris, debat bahasa Arab, dan marhalah, yang meningkatkan kompetensi santri, kegiatan ini juga menjadi katalis pertumbuhan ekonomi lokal,” ujar H. Basnang.
















