“Ini karena kurang sosialisasi jadi mereka tidak tahu. Padahal sudah ada iuran sampah gratis dari Pemkot,” katanya.
Untuk tembok pemakaman, warga meminta untuk dibangun, sebab kuburan dan pemukiman penduduk tidak ada pembatas.
“Mereka minta ada pembatas biar tertara rapi,” ungkap Anggota Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat itu.
Sedangkan bantuan sumur bor dan drainase, kata Odhika, akan ditindaklanjuti melalui leading sektornya yaitu Dinas Pekerjaan Umum Makassar. Dia memastikan siap mengawal aspirasi tersebut hingga terealisasi.
“Tentu saya semua ini akan ditampung dan ditindaklanjuti dengan cepat. Ini sudah jadi prioritas saya,” tutupnya.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















