Home / Sulsel

Rabu, 29 Oktober 2025 - 21:03 WIB

BEM ITEKES Permata Ilmu Maros – Desa Lekopancing: Dorong Inovasi Budidaya Lobster Air Tawar Berbasis IoT

“Kami ingin menjadikan Desa Lekopancing sebagai contoh nyata bagaimana ilmu dan teknologi bisa langsung memberi manfaat bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, kita ingin mendorong terwujudnya sinergi antara konsep Ekonomi Biru (Blue Economy) yang menekankan pemanfaatan sumberdaya air secara berkelanjutan, Ekonomi Hijau (Green Economy) yang beroriaentasi pada kelestarian lingkungan, dan Ekonomi Kreatif yang menumbuhkan inovasi serta nilai tambah produk hasil budidaya di Desa Lekopancing,” ungkap Herwandi.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, BEM ITEKES Permata Ilmu Maros berkolaborasi dengan pemerintah Desa Lekopancing serta dua mitra lokal yang telah aktif dalam budidaya lobster air tawar, yaitu UPR (Unit Pembenihan Rakyat) Kurnia dan Pokdakan (Kelompok Pembudidaya Ikan) Sipatokkong.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi katalisator dalam peningkatan kapasitas masyarakat desa melalui penerapan teknologi Internet of Things (IoT) untuk sistem pemantauan kualitas air dan pertumbuhan lobster secara real-time.

Baca Juga:  Atal Dg Rewa Bangga PWI Sulsel Miliki Gedung Sendiri

Ketua BEM ITEKES Permata Ilmu Maros menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum bagi mahasiswa untuk terjun langsung dalam proses pemberdayaan masyarakat.

“Mahasiswa harus punya dampak nyata di tengah masyarakat. Melalui program ini, kami belajar tidak hanya teori, tapi juga bagaimana ilmu itu diimplementasikan untuk mengubah kehidupan masyarakat jadi lebih baik,” ujarnya.

Desa Lekopancing sendiri dikenal sebagai kampung budidaya ikan nila, namun kini mulai melakukan inovasi dalam budidaya lobster air tawar sebagai komoditas unggulan baru. Kepala Desa Lekopancing menyambut baik kolaborasi tersebut dan berharap kehadiran mahasiswa bisa mendorong peningkatan produktivitas serta daya saing sektor perikanan desa.

Baca Juga:  Wabup Wajo Minta OPD Meluruskan Isu Terkait Penanganan Virus Corona

“Kami berterima kasih atas kehadiran BEM dan dosen dari ITEKES Permata Ilmu Maros. Kami siap berkolaborasi dalam mengembangkan potensi desa menuju kemandirian ekonomi melalui teknologi budidaya yang inovatif,” ujar Kaluddin Rapi, S.Sos Kepala Desa Lekopancing.

Melalui kegiatan ini, diharapkan muncul semangat kolaboratif antara akademisi, mahasiswa, dan masyarakat dalam mengembangkan inovasi budidaya yang ramah lingkungan, berkelanjutan, dan bernilai ekonomi tinggi.

BEM ITEKES Permata Ilmu Maros berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan pengabdian yang berdampak langsung bagi masyarakat, sejalan dengan visi kampus sebagai perguruan tinggi unggul dan kompetitif dalam bidang akademik dan sumber daya manusia berbasis standar kompetensi nasional.(jk)

Editor: Manaf Rachman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Puluhan Tahun Semrawut, Pasar Tumpah di Jalan Veteran Makassar Akhirnya Ditertibkan

Sulsel

TSN II SMADA Makassar Sukses Digelar, Munafri Sampaikan Apresiasi untuk Alumni

Sulsel

Dies Natalis ke-74 FH Unhas, Munafri: Kekuatan Jejaring Alumni Bangun Masa Depan Generasi

Sulsel

Munafri: Tudang Sipulung SMADA Jadi Wadah Lahirkan Gagasan untuk Bangun Kota Makassar

Sulsel

Lama Terkatung-katung, GMTD Resmi Serahkan PSU 7 Klaster di Tanjung Bunga ke Pemkot Makassar

Sulsel

Pengajian Rutin RS PKU Muhammadiyah Unismuh Makassar Bahas Keteladanan Ibadah Nabi Ibrahim

Sulsel

Di Hadapan Mahasiswa FH Unhas, Munafri: Entrepreneur dan Ilmu Hukum Jadi Kunci Kemajuan Makassar

Sulsel

Ray Suryadi Arsyad Serap Aspirasi Warga di Kecamatan Tallo dan Ujung Tanah