Home / Sulsel

Minggu, 9 November 2025 - 09:04 WIB

Buka Parade Singara’ Bulang HUT Kota ke-418, Munafri: Sukses Representasikan Harmoni Budaya Makassar

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Jalan Ahmad Yani, tepat di depan Balai Kota Makassar, berubah menjadi panggung budaya yang penuh warna melalui gelaran Festival Singara’ Bulang Harmoni Budaya Kota Makassar, Jum’at 08 November 2025.

Festival budaya yang digelar sebagai rangkaian semarak HUT Kota Makassar yang ke-418 tahun ini berhasil merepresentasikan harmonisnya Kota Makassar meski dipadati oleh Masyarakat yang heterogen.

Masyarakat Makassar melalui Dinas Kebudayaan bersatu dalam balutan budaya masing-masing, secara bergilir mempersembahkan, baju adat, tarian hingga atraksi budaya masing-masing dalam parade budaya di sepanjang Ahmad Yani.

Parade Harmoni Budaya melibatkan sahabat disabilitas, komunitas Tionghoa, Sunda, Madura, Bali, hingga Komunitas Sepeda Tua Makassar. Lalu, pertunjukan seni dan tari tradisional oleh 23 sanggar seni dengan total 250 penari. Serta empat etnis utama Sulawesi Selatan, yaitu Makassar, Bugis, Mandar, dan Toraja.

Baca Juga:  Wali Kota Danny Pimpin Pemantapan Peringatan Hari OTDA ke-27 di Makassar

Festival terlebih dahulu dibuka dengan detungan ledung, sebuah prosesi simbolik pemukulan alat musik tradisional, oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, didampingi Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, Sekda Kota Makassar Andi Zulkifli Nandar, dan Kepala Dinas Kebudayaan Andi Patiware.

Tampak hadir pula jajaran Forkopimda Kota Makassar, Ketua TP PKK Kota Makassar, para asisten dan staf ahli, tokoh budaya dan kesenian, perwakilan perguruan tinggi, camat-lurah, serta tamu kehormatan dari Korea.

Seluruh tamu tampil anggun dalam busana adat Bugis-Makassar, menghadirkan nuansa harmoni keberagaman di tengah jantung kota.

Dalam sambutannya, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan bahwa Festival Singara’ Bulang, yang berarti “cahaya bulan,” menjadi simbol penting tentang makna budaya bagi kehidupan masyarakat Makassar.

Baca Juga:  Pj Bupati Takalar Pimpin Rapat Terbatas Penguatan Layanan Primer dan Rujukan di Dinas Kesehatan

“Cahaya bulan ini mengingatkan kita bahwa budaya Makassar adalah cahaya yang menerangi perjalanan peradaban kita. Sebagaimana bulan memberikan cahaya di malam hari, budaya kita memberikan pencerahan terhadap identitas dan jati diri bagi generasi masa kini dan masa yang akan datang,” kata Munafri.

Ia menjelaskan esensi pagelaran budaya dan pengetahuan tentang kebudayaan merupakan alat perantara antara generasi sekarang dan generasi sebelumnya yang harus dijaga secara bersama.

“Filosofi ini hidup dan menjadi pegangan masyarakat Makassar secara turun-temurun, menjadi fondasi harmoni dalam keberagaman selama 418 tahun,” jelasnya.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Di Hadapan 41 Delegasi dari 28 Negara, Munafri Promosikan Potensi Makassar ke Duta Besar Dunia

Sulsel

Basdir Soroti Seleksi Kepala Sekolah, Minta Disdik Makassar Transparan

Makassar

Enam Program Studi FDK UIN Alauddin Makassar Raih Predikat Unggul

HALO POLISI

Polda Sulsel Perkuat Ketahanan Pangan Nasional Melalui Program Swasembada Jagung

Sulsel

Lantik Kepala Sekolah, Munafri-Aliyah Minta Kepsek Jadi Teladan dan Jaga Integritas

Sulsel

Diikuti 28 Negara, Kemlu – Pemkot Makassar Akan Laksanakan IGS 2026

Sulsel

Munafri Raih Pengakuan Dunia, Program RISE Antar Kota Makassar Terima WRI Ross Center Prize 2025-2026

Sulsel

Fraksi PKB Makassar All Out Dukung Program Wali Kota Munafri