Home / Sulsel

Jumat, 21 November 2025 - 14:38 WIB

Munafri Motivasi Mahasiswa Hukum Unibos, Berbagi Perjalanan Hidup dari Nol hingga Puncak Karier

Dari situ ia kembali dipercaya memimpin perusahaan tanpa harus mengandalkan ijazah.

Selain itu, peluang besar datang ketika Rapat Umum Pemegang Saham perusahaan menunjuknya mengelola PSM Makassar.

Masuk ke dunia sepak bola yang benar-benar baru baginya, ia membangun sistem manajemen yang kuat dan menorehkan prestasi dengan membawa dua piala besar untuk Kota Makassar selama enam tahun masa kepemimpinannya sebagai CEO PSM.

Pada 2018, ia mencoba peruntungan di Pilkada Makassar. Setelah melalui proses head-to-head melawan petahana, hingga kemudian melawan “kotak kosong”, ia justru harus menerima hasil kekalahan yang menurutnya menyisakan persoalan hukum tentang logika kompetisi politik.

“Saya lari sendirian, tapi kalah dengan tidak tahu siapa pemenangnya,” kata Appi, menggambarkan situasi pilkada saat itu.

Ia kembali maju pada Pilkada Makassar 2020, namun kembali mengalami kekalahan. Meski begitu, ia tidak menyerah. Ia kembali fokus mengurus PSM sekaligus mengembangkan karier di dunia sepak bola nasional.

Baca Juga:  Penataan PKL di Jalan Kerung-Kerung dan Gunung Salahutu, 15 Lapak Ditata Secara Humanis

Perjalanannya berlanjut hingga tahun berikutnya, akhirnya ia didaulat menjadi salah satu Komisaris Liga Indonesia Baru (LIB), kemudian menjadi Direktur Keuangan PT Liga Indonesia Baru, dengan latar pendidikan S1 Fakultas Hukum.

Menurutnya, alasan ia bisa dipercaya menduduki posisi tersebut adalah karena ia membekali dirinya dengan ilmu tambahan, termasuk akuntansi.

“Seorang Direktur Keuangan tidak mungkin hanya membaca laporan rugi laba saja tidak bisa. Ini harus dipelajari. Mahasiswa hukum harus menambah ilmu di luar ilmu utama,” tegasnya.

Berjalannya waktu, Appi kembali mengikuti kompetisi pilkada di tahun 2024 dengan kontentasi empat pasangan calon.

“Alhamdulillah, tahun 2024 saya memenangkan pertandingan dengan meraih suara diatas 54 persen,” ungkapnya.

Baca Juga:  LPTQ Kabupaten Asahan Gelar Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Calon Dewan Hakim MTQN

Dia juga menyinggung pengalaman pribadinya tentang pentingnya belajar bahasa Inggris. Appi menceritakan bahwa saat tumbuh dalam keluarga ASN.

Munafri tidak mendapatkan kesempatan kursus bahasa Inggris, sehingga saat mulai bekerja di dunia sepak bola internasional, ia sangat kesulitan berkomunikasi.

Dengan tekad dan keyakinan kuad belajar hingga suatu saat mengikuti kursus bahasa inggris dan paham dan lncar. Tahun dan waktu pun berjalan, resmi didaulat menjadi Konsulat Kehormatan Republik Kroasia untuk Indonesia pada awal tahun 2024 hingga sekarang.

Di akhir penyampaiannya, Munafri menegaskan bahwa perjalanan hidup penuh dinamika, dan mahasiswa hukum harus menyiapkan diri dengan membuka wawasan seluas-luasnya.

“Belajar, belajar, dan belajar. Ambil ilmu utama, tambahkan ilmu lain. Pergaulan, referensi, kemampuan komunikasi, semuanya akan menentukan jalan hidup kita,” pungkasnya.(jk)

Editor: Manaf Rachman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Wali Kota Munafri Kenalkan dan Ajak Mahasiswa Baru Manfaatkan Fasilitas MCH dan Lontara Plus

Sulsel

Solusi Krisis Air Bersih, Munafri Kerahkan Mobil Tangki ke Puluhan Titik dan Siapkan 18 SPAM Jangka Panjang

ENREKANG

Bank Sampah Massenrempulu Diresmikan, Ekonomi Hijau Bergerak

PINRANG

DPRD Pinrang Menyepakati Nota Kesepakatan Rancangan KUPA dan PPASP Tahun Anggaran 2026

Sulsel

Kunker Sekjen PU, Apri Artoto, Mengapresiasi Program MYP Pemprov Sulsel

SOPPENG

Raih Kinerja Terbaik, Pemkab Soppeng Sampaikan Selamat Kepada Mentan A Amran Sulaiman

SOPPENG

Ny Hj Suarni Suwardi Melantik Kader Sekaligus Membuka Sosialisasi KISAK

Sulsel

Hingga September 2026, Pemkot Makassar Kuasai PSU 221 Perumahan Senilai Rp6,93 Triliun