MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan menggelar “Musrenbang Provinsi Sulawesi Selatan” Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2025-2045 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2025 Provinsi Sulawesi Selatan menjadi topik utama dalam kegiatan Tahunan ini.
Turut hadir Forkopimda serta Bupati termasuk Pj. Bupati Wajo Andi Bataralifu dan wali kota se-Sulsel, stakeholder terkait, juga perwakilan Kementerian Dalam Negeri serta Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas RI.
Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, membuka kegiatan yang mengusung tema ‘Konsolidasi Transformasi Menuju Sulawesi Selatan yang Mandiri, Maju dan Berkelanjutan dalam Ekosistem Ekonomi Hijau dan Biru’ tersebut secara daring.
Bahtiar mengatakan, target indikator makro 2025 untuk pertumbuhan ekonomi 5,67-6,82 persen, tingkat kemiskinan 8,20 persen, tingkat pengangguran terbuka 4,03 persen, ratio gini 0,356 poin, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 74,49 poin dan PDRB Perkapita ADHB Rp74,55 juta.
“Momentum hari ini sangat penting, karena merupakan babak akhir penyusunan perencanaan pembangunan Provinsi Sulawesi Selatan satu tahun,” kata Bahtiar.
Kegiatan ini diharapkan secara maksimal dan menjadi ruang diskusi yang konstruktif, menghasilkan ide dan solusi untuk menjawab berbagai persoalan pembangunan di Provinsi Sulsel.
Sementara, Ketua DPRD Provinsi Sulsel, Andi Ina Kartika, menyampaikan, berbagai aspirasi masyarakat pada berbagai sektor yang tertuang dalam laporan reses 85 pimpinan dan anggota dewan. Secara keseluruhan usulan pokok-pokok pikiran DPRD ada 1.420 usulan termasuk didalamnya pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, dan disabilitas, terkait dengan upaya penurunan stunting, dan kemiskinan.
“Ini adalah usulan pokok-pokok pikiran DPRD Sulsel Tahun Anggaran 2025 dari DPRD Sulsel,” ungkapnya.
Sedangkan, Kepala Bappenas yang diwakili Inspektur Utama Bappenas, Trisakti Wahyuni, menyampaikan, ada tiga hal yang perlu menjadi perhatian.
Pertama, bagaimana tantangan global dan nasional yang akan mempengaruhi rencana di 2025, kemudian RPJPM 2025-2045 dan Rancangan Teknoratik RPJMN 2025-2029 yang saat ini sedang dalam proses penyesuaian dengan visi dan misi presiden terpilih serta Rencana Kerja Pemerintah (RKP) serta pikiran Bappenas terkait pembangunan di Sulsel.
















