Home / Sulsel

Jumat, 21 November 2025 - 12:43 WIB

Wujud Makassar Menuju Kota Inklusif, Pemkot Siapkan Quota PJLP untuk Penyandang Disabilitas

Mantan Bos PSM ini menekankan bahwa dunia kerja hari ini harus dapat diakses oleh siapa pun, termasuk difabel. Sehingga timbul kesetaraan bagi semua orang.

Munafri menyebut bahwa kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta dalam pelatihan dan magang ini menjadi bentuk nyata dari upaya membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas, baik dalam bentuk pekerjaan, wirausaha, maupun peningkatan kompetensi lainnya.

“Program ini memberikan jalan keluar luar biasa. Memberikan kesempatan bekerja, berwirausaha, dan meningkatkan keterampilan bagi saudara-saudara disabilitas,” katanya.

Wali Kota juga memaparkan mengenai Makassar Creative Hub (MCH), salah satu program unggulan Pemkot dalam merespons kebutuhan tenaga kerja dan pengembangan kreativitas anak muda.

Lanjut dia, MCH mengkombinasikan berbagai aktivitas kreatif, pelatihan, serta ruang pengembangan diri bagi pencari kerja.

Baca Juga:  Dewan Apresiasi Acara Wisuda Angkatan II Satri Rumah Tahfidzul Qur’an

Saat ini telah ada dua MCH yang beroperasi di Kota Makassar. Ia menargetkan pembangunan dua lagi pada tahun depan sehingga total menjadi empat.

“Ke depan kita berencana membangun di setiap kecamatan secara bertahap. MCH hadir untuk mendekatkan pelayanan dan kesempatan bagi anak muda pencari kerja,” imbuhnya.

Ia juga menambahkan bahwa Pemkot menambah satu lokasi baru di Jalan Nusantara untuk mendukung kegiatan pemberdayaan masyarakat, termasuk untuk memaksimalkan kesempatan bekerja di sektor industri hingga peluang kerja di luar negeri.

Pada sesi akhir sambutan, Munafri memberikan apresiasi khusus bagi para instruktur yang terlibat dalam pelatihan penyandang disabilitas.

Munafri menegaskan bahwa program pelatihan dan pemberdayaan difabel tidak boleh berhenti di tahun ini. Pemerintah Kota Makassar berkomitmen menjadikannya program berkelanjutan setiap tahun.

Baca Juga:  NGOPI (NGObrol PwI) di konkernas dan porwanas 

“Kesempatan harus datang secara adil dalam bingkai inklusi. Kami berkomitmen melaksanakan program ini setiap tahun agar semakin banyak saudara-saudara kita yang bisa merasakan manfaatnya,” tegasnya.

Ketua alumni FH Unhas itu juga membuka ruang kerja sama lebih luas dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas atau BLK, termasuk penggunaan fasilitas balai ketika kapasitas MCH tidak mencukupi untuk menampung peserta pelatihan.

Mengakhiri sambutannya, Munafri menegaskan kembali bahwa Kota Makassar akan terus menghadirkan program yang memperkuat kualitas SDM, terutama bagi kelompok rentan.

“Masih banyak yang bisa kita kerjakan. Banyak anak muda yang perlu diberdayakan untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Terima kasih kepada semua pihak,” tutupnya.(jk)

Editor: Manaf Rachman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Setelah Bertemu Munafri, Pihak PLN Sulselrabar Janji Sistem Listrik Normal 5 September

Sulsel

Wujud Kepedulian Polri, Polres Wajo Bantu 12.000 Liter Air Bersih bagi Masyarakat Maddukkelleng

Sulsel

Pendataan Perlinsos Digital Makassar Naik ke Peringkat 20, Sudah Jangkau 138 Ribu KK

Sulsel

Kecamatan Panakkukang Dinilai Jadi Miniatur Toleransi, Munafri: Tumbuh Bersama dan Jaga Keragaman

PWI

PWI dan IKWI Sulsel Gelar Maulid Nabi 1448 H, Wujud Keagungan Tradisi dan Kebersamaan

Sulsel

Jaga Makassar Tetap Kondusif, Pemkot Perkuat Sinergi TNI-Polri, Ormas dan Masyarakat

Sulsel

Munafri Tegaskan PKS Pemkot-BPN Bukan Seremoni, Fokus Lindungi Aset dan Pembangunan Makassar

Sulsel

RATUSAN SISWA SDN 4 MAROANGIN TERANCAM TIDAK BISA SEKOLAH