“Pada prinsipnya kami sangat sepakat bahwa rasa aman harus dibangun bersama. Pemerintah Kota Makassar siap mendukung melalui penyediaan personel dan dukungan kebijakan, sementara sistem pengamanan dan teknis pelaksanaannya dapat dikoordinasikan bersama pihak kepolisian,” ujar Munafri.
Munafri juga menyoroti pentingnya pengawasan dalam pelibatan masyarakat agar tidak terjadi penyalahgunaan atribut atau kedekatan dengan aparat yang dapat merusak citra institusi keamanan.
Menurutnya, selain aspek legalitas, legitimasi di mata masyarakat juga menjadi kunci keberhasilan menjaga ketertiban dan keamanan wilayah.
“Keamanan tidak cukup hanya dengan aturan dan legalitas. Kita juga harus membangun legitimasi di masyarakat. Ketika aparat hadir dan dipercaya, maka potensi gangguan bisa dicegah sejak awal,” jelasnya.
Munafri berharap, melalui program kolabortif tersebut terjalin kerja sama yang lebih erat dalam mengelola persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat. Sehingga potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini dan diselesaikan secara musyawarah di tingkat kelurahan.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















